Juara Bertahan Kaltim Hadir di Malam Ta’aruf MTQN 2026, Piala Bergilir Presiden Diserahkan ke Jateng
SEMARANG – Persaingan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 resmi dimulai. Sebanyak 37 provinsi membawa kafilah terbaiknya ke Jawa Tengah, termasuk Kalimantan Timur yang datang dengan status juara umum MTQN 2024.Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mewakili Gubernur Kaltim menghadiri Malam Ta’aruf MTQN XXXI di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).Malam Ta’aruf menjadi pembuka rangkaian MTQN yang berlangsung selama sembilan hari, 11–20 September 2026. Para kafilah dari berbagai daerah diperkenalkan dalam suasana kekeluargaan sebelum memasuki arena perlombaan.Momentum tersebut sekaligus menandai bergulirnya kembali persaingan perebutan gelar juara umum. Kaltim harus menyerahkan piala bergilir Presiden yang sebelumnya diraih di MTQN 2024 kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.Penyerahan dilakukan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.MTQN 2026 bagi Kaltim bukan sekadar ajang tampil dan berkompetisi. Predikat juara umum dua tahun sebelumnya membuat 56 kafilah Kaltim datang dengan beban sekaligus target mempertahankan prestasi.Sekda Sri Wahyuni yang juga Ketua Umum LPTQ Kaltim mengatakan Malam Ta’aruf memiliki arti penting sebelum persaingan dimulai. Selain menjadi ruang perkenalan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkuat silaturahmi antarkafilah, dewan hakim, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat.“Semoga MTQN ini menjadi ajang memperkuat ukhuwah dan syiar Alquran, sekaligus melahirkan generasi yang semakin dekat dengan nilai-nilai Alquran,” kata Sri.Ia juga mengapresiasi Jawa Tengah yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQN setelah 47 tahun. Jawa Tengah sebelumnya menjadi tuan rumah MTQN XI pada 1979.Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut kedatangan seluruh kafilah dengan mengajak peserta menjadikan MTQN bukan hanya sebagai arena mengejar prestasi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan.“Saya mewakili 38,5 juta penduduk Jawa Tengah mengucapkan selamat datang dan selamat bermusabaqah dalam menguatkan ukhuwah Islamiyah sebagai nafas nilai-nilai Alquran,” ujarnya.MTQN XXXI mengangkat tema “Dari Semarang Cahaya Qur’ani Menerangi Nusantara”. Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi akan bertanding pada delapan cabang dan 24 golongan.Persaingan mencakup peserta usia anak-anak hingga dewasa, mulai cabang tilawah, hafalan satu hingga 30 juz, hingga tafsir Alquran dalam tiga bahasa.Tahun ini juga ada kategori baru yang menjadi perhatian, yakni ekshibisi tilawah dan kitabah bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Muchlis Muhammad Hanafi mengatakan kehadiran seluruh kontingen menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan MTQN yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga penguatan syiar Alquran.Dari Kaltim, Sri Wahyuni hadir bersama Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Abdul Khaliq dan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah.