Tekan Laju Inflasi, Pemkab Penajam Paser Utara Gencarkan Sinergi Antardaerah dan Pemetaan Pangan
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bergerak cepat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok demi menekan laju inflasi daerah. Langkah antisipasi ini dinilai krusial untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga pasar tidak melonjak tiba-tiba.
Asisten II Bagian Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Hadi Saputro menegaskan bahwa ancaman inflasi bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, skema kerja sama antardaerah menjadi strategi utama untuk menjamin ketersediaan bahan pangan sekaligus menciptakan stabilitas harga di tingkat konsumen.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Penajam Paser Utara mengidentifikasi para pedagang, distributor, hingga jalur sumber pasokan. Efisiensi biaya distribusi dilakukan dengan mendesain opsi pengangkutan gabungan agar mendapatkan harga yang lebih rasional di pasaran. Sinergi pasokan komoditas ini dijalin bersama Pemerintah Kabupaten Karo, Pemerintah Kota Balikpapan, serta asosiasi pedagang lokal.
Selain memperluas jaringan pasokan, pemetaan produksi pangan di dalam daerah juga diperketat. Langkah ini mencakup pemantauan rencana tanam, jadwal panen, hingga pencocokan data produksi petani lokal dengan total kebutuhan masyarakat. Penentuan harga komoditas pun diperhitungkan secara cermat dengan mengalkulasi biaya produksi, keuntungan petani, dan ongkos transportasi secara adil.
Langkah preventif ini terus dipacu meski angka inflasi daerah berada di posisi yang terkendali. Badan Pusat Statistik Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat inflasi bulanan pada Juli 2026 berada di angka 0,28 persen, sementara inflasi tahunannya menyentuh 2,34 persen, atau berada di bawah rata-rata tingkat nasional. (ant/one)