Sekda Sri: Paskibraka Calon Pemimpin Kaltim Masa. depan
SAMARINDA – Seragam Paskibraka bukan sekadar simbol kebanggaan. Di balik tugas mengibarkan Sang Merah Putih, 40 pelajar terbaik dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur sedang ditempa menjadi generasi yang diproyeksikan mengisi ruang-ruang kepemimpinan di masa depan.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menjadi narasumber sekaligus motivator dalam Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Provinsi Kaltim di Kantor BPSDM Kaltim, Samarinda Seberang, Rabu (29/7/2026).
Sri meminta para peserta tidak memandang proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka hanya sebagai persiapan menjalankan tugas upacara. Lebih jauh, proses tersebut harus menjadi bekal membangun karakter dan kapasitas diri.
“Kalau saat ini peserta Pusdiklat Paskibraka dididik, harapannya 10 hingga 20 tahun ke depan mampu menjadi pemimpin masa depan,” kata Sri.
Menurutnya, tidak ada kepemimpinan yang lahir secara instan. Setiap orang memiliki perjalanan dan pengalaman berbeda, termasuk para pemimpin yang kini berada di pemerintahan.
Sri pun mengajak para pelajar menjadikan pengalaman para narasumber sebagai inspirasi. Kesuksesan, katanya, selalu membutuhkan proses panjang.
“Semua perlu proses yang panjang. Tuhan sudah menentukan takdir-Nya, tinggal diri kita bagaimana menentukan kehidupan sampai di mana kita berada,” ujarnya.
Sri kemudian menggarisbawahi tiga modal utama yang harus dibangun sejak sekarang untuk melahirkan generasi unggul.
Pertama, kapasitas intelektual. Pelajar harus memiliki kemampuan berpikir dan wawasan yang kuat. Kedua, karakter dan integritas, karena kecerdasan tanpa moral dapat kehilangan arah. Ketiga, spirit, yakni kemauan untuk terus bergerak, berkreasi dan menghadapi tantangan.
“Generasi unggul itu bukan mereka yang dianggap cerdas secara akademik saja. Kalau tidak didukung kreatif, tidak berkarakter dan tidak memiliki spirit, belum bisa disebut generasi unggul,” tegasnya.
Bagi Sri, tiga modal tersebut penting ditanamkan sejak usia muda. Sebab, Paskibraka bukan hanya tentang kedisiplinan baris-berbaris, tetapi juga tentang membentuk manusia yang siap mengambil tanggung jawab lebih besar.
Hari ini mereka berdiri sebagai Paskibraka. Namun 10 hingga 20 tahun mendatang, mereka diharapkan sudah berdiri sebagai pemimpin yang mampu membawa Kaltim ke arah yang lebih baik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Kesbangpol Kaltim AFF Sembiring. Pusdiklat Paskibraka Kaltim tahun ini diikuti 40 pelajar perwakilan kabupaten dan kota se-Kaltim.