Subscribe

Jaga Ekosistem Pesisir Penyangga IKN, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Lamaru

2 minutes read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menanam 12.000 bibit mangrove di Pantai Lamaru, Balikpapan, Minggu. Aksi ini merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Nasional yang bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Pelaksana Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kaltim, Muhaimin, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir, mencegah abrasi, serta memperkuat fungsi mangrove sebagai benteng alami daratan.

Ia menambahkan, pemulihan ekosistem pesisir memiliki peran yang sangat krusial, terlebih mengingat posisi strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin membacakan sambutan tertulis dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Muhammad Jumhur Hidayat. Menteri menekankan bahwa ekosistem mangrove merupakan aset alam yang tidak tergantikan dengan manfaat yang sangat besar.

Selain menopang mata pencaharian dan ketahanan pangan masyarakat, hutan bakau juga terbukti efektif menyerap karbon, menyaring polutan, menjaga kualitas air, serta melindungi keanekaragaman hayati. Potensi ekologis ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata secara berkelanjutan.

Muhaimin mengutip pernyataan Menteri LH bahwa Indonesia patut bersyukur karena memiliki ekosistem mangrove terluas di dunia, yang mencapai lebih dari 3,45 juta hektare atau sekitar 23 persen dari total luasan mangrove global.

Capaian tersebut ditegaskannya bukan sekadar kebanggaan nasional, melainkan amanah besar bagi Indonesia dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di kancah internasional.

Gerakan penanaman serentak yang berpusat di Bali ini dilaksanakan secara masif di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi. Secara keseluruhan, gerakan nasional tersebut berhasil menghijaukan area seluas 364,11 hektare dengan total penanaman lebih dari satu juta bibit mangrove.

Selain aksi penanaman bibit, rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia di Kalimantan Timur juga diisi dengan penyerahan Penghargaan Adiwiyata. Apresiasi tersebut diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai sukses membangun budaya peduli dan berwawasan lingkungan pada generasi muda sejak dini. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *