Buka Keterisolasian! Pemprov Kaltim Genjot Infrastruktur demi Sulap Kawasan 3T Jadi Surga Ekowisata
Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) gak main-main dalam urusan mendongkrak sektor pariwisata. Kali ini, fokus utama mereka adalah menggenjot pertumbuhan ekowisata di daerah 3T (terpencil, terdepan, terluar) dengan cara ‘menebal’ infrastruktur—mulai dari akses jalan darat, transportasi sungai, pasokan listrik, hingga digitalisasi sinyal komunikasi.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Ririn Sari Dewi, membeberkan bahwa wilayah seperti Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu sebenarnya punya potensi wisata alam tersembunyi (hidden gem) yang luar biasa indah.
“Potensi ekowisata di Kaltim sangat banyak, di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu misalnya, ada beberapa destinasi cantik seperti beberapa air terjun dan Batu Dinding. Lokasinya jauh, sehingga Pemprov membersamai dengan infrastruktur pendukung,” ujar Ririn dalam acara Bincang Pariwisata di Hotel Grand Verona Samarinda, Selasa.
Proyek Jutaan Duit: Target Jalan Tering–Ujoh Bilang Tuntas 2027
Demi membuka keterisolasian wilayah sekaligus menyokong pariwisata berkelanjutan, Pemprov Kaltim gerak cepat menggarap jalur-jalur krusial:
- Ruas Tering–Ujoh Bilang: Dari total panjang 136 km, saat ini pembangunannya sudah terealisasi sepanjang 90 km. Proyek ini ditargetkan tuntas 100 persen pada 2027 mendatang, dengan kucuran dana APBD Kaltim 2026 sebesar Rp90 miliar.
- Jalan Lingkar Wisata: Perbaikan akses jalan langsung menuju destinasi wisata hits seperti Gunung S, Danau Jempang, Goa Ngereng, hingga Linggang Purwodadi di Kutai Barat.
- Akses Desa Wisata: Pengerasan jalur penghubung antardesa agar makin ramah diadopsi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Gak cuma soal aspal, kenyamanan turis digital juga dipikirkan. Pemprov Kaltim ikut memfasilitasi penyediaan layanan listrik via jaringan PLN dan PLTS terpusat, lengkap dengan penguatan jaringan komunikasi digital biar wisatawan tetap bisa eksis dan bikin konten di media sosial.
Sinergi Lintas Sektor: Pariwisata Jadi Mesin Cetak Cuan Baru
Ke depannya, fasilitas pelengkap seperti pusat informasi, penginapan (homestay), dan jalur trekking yang aman bakal terus dikebut. Ririn menegaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan mesin ekonomi baru yang sangat strategis buat warga lokal.
“Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah,” tambah Ririn.
Acara diskusi seru ini juga dihadiri oleh para bos asosiasi pariwisata, mulai dari Hendri Kurniawan (Ketua IHGMA Kaltim), Dian Rosita (Ketua PUTRI Kaltim), hingga Anas Maghfur (Ketua IFC Kaltim). Pemprov optimistis, lewat kolaborasi bareng para pelaku industri dan promosi yang konsisten, ekowisata pedalaman Kaltim bakal segera naik kelas! (ant/one)