Subscribe

Gak Cuma Kasih Bansos, Pemprov Kaltim Sukses Bikin Ribuan Keluarga Miskin Mandiri Lewat Modal Usaha!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) lagi gencar mengubah paradigma bantuan sosial. Gak mau sekadar kasih bantuan yang sifatnya konsumtif, lewat program Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Pemprov Kaltim menyuntikkan bantuan permodalan dan alat kerja nyata yang langsung mendongkrak ekonomi keluarga prasejahtera.

Dampak positifnya pun langsung dirasakan oleh para penerima manfaat di lapangan. Salah satunya adalah Noor Sary (56), seorang orang tua tunggal di Samarinda yang kini sukses mengembangkan bisnisnya.

“Bantuan alat kerja yang lengkap diberikan Dinas Sosial Kaltim, membuat jualan es teh saya meningkat hingga menembus penjualan 200 gelas dalam sehari,” cerita Noor Sary dengan penuh semangat, Selasa.

Bagi Noor Sary, bantuan ini menjadi bahan bakar baru untuk bangkit secara ekonomi setelah sang suami berpulang. Cerita inspiratif serupa juga datang dari Fitri, seorang ibu rumah tangga yang harus memikul tanggung jawab sebagai tulang punggung untuk empat orang anaknya.

“Bantuan Usaha Ekonomi Produktif ini benar-benar menjadi solusi nyata di tengah himpitan ekonomi yang semakin berat karena memberikan kami aset untuk mencari nafkah,” ungkap Fitri.

Berkat dukungan peralatan usaha seperti blender dan termos es, serta tambahan modal bahan baku dari Dinsos Kaltim, Fitri kini bisa melakukan diversifikasi dan menambah variasi produk minuman jor-joran miliknya.

Sasar 2.300 Keluarga Rentan, Dorong Usaha Berkelanjutan

Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, fokusnya adalah memberikan stimulus yang memandirikan masyarakat, bukan menciptakan ketergantungan.

  • Realisasi Bantuan: Lebih dari 2.300 keluarga kategori desil 1 dan 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah) telah menerima manfaat.
  • Prioritas Sasaran: Termasuk para wanita rawan sosial ekonomi yang tersebar di 10 kabupaten dan kota se-Kaltim.

“Sudah dua tahun ini kami telah menyalurkan bantuan permodalan agar usaha mereka bisa berkelanjutan,” tutur Andi.

Tepat Sasaran Berkat Data Akurat

Biar gak ada cerita bantuan “salah alamat”, Dinsos Kaltim merancang program ini secara spesifik agar sesuai keahlian masing-masing penerima. Proses penyaringannya pun super ketat karena mengacu langsung pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Dengan tersedianya alat kerja yang memadai, Dinsos Kaltim optimistis roda perekonomian masyarakat rentan ini bakal berputar lebih cepat. Target akhirnya jelas: mereka bisa mandiri, punya penghasilan stabil, dan perlahan keluar dari lingkaran kemiskinan! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *