Pemerintah Dorong UMKM di Kaltim Terus Berkembang
BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang digelar Kementerian UMKM itu menjadi ajang penguatan sekaligus perluasan akses bagi pelaku usaha mikro di Kaltim.
Rudy Mas’ud mengapresiasi berbagai program yang diberikan pemerintah pusat, mulai dari kemudahan legalitas usaha, sertifikasi halal, perlindungan merek, akses pembiayaan hingga pendampingan bagi pelaku UMKM.
Menurutnya, sektor UMKM terbukti menjadi penopang ekonomi saat terjadi krisis. Ketika banyak perusahaan besar mengalami tekanan, pelaku usaha kecil justru mampu bertahan dan terus bergerak.
“Harapannya bukan hanya jumlah pelaku usaha yang bertambah, tetapi omzet dan kesejahteraan mereka juga meningkat,” kata Rudy.
Ia menilai UMKM Kaltim memiliki potensi besar. Berbagai usaha di bidang kuliner, kerajinan, produk kreatif hingga inovasi berbasis teknologi terus berkembang.
Data Pemprov Kaltim mencatat hingga akhir 2025 terdapat 293.525 unit UMKM di Kaltim. Jumlah tersebut terdiri dari 291.947 usaha mikro, 1.298 usaha kecil dan 280 usaha menengah.
Rudy juga mengingatkan pelaku UMKM agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak ragu melakukan inovasi agar mampu bersaing.
Sementara itu, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman mengatakan festival ini bertujuan membantu usaha mikro naik kelas, memperkuat daya saing serta mendorong penciptaan lapangan kerja.
Menurut Maman, pelaku UMKM tidak boleh berjalan sendiri. Dukungan pemerintah melalui perlindungan usaha dan pendampingan dinilai penting agar sektor ini terus tumbuh.
“Majunya ekonomi daerah sangat ditentukan oleh UMKM yang berkembang dan mendapat dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Festival bertema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi” itu berlangsung selama dua hari, 17-18 Juni 2026. Kegiatan diikuti sekitar 1.110 pelaku UMKM dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.