Subscribe

Efek Domino IKN: Ekonomi Penajam Paser Utara Melesat 19,9 Persen, Angka Kemiskinan Turun

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) terbukti ampuh mendongkrak perekonomian daerah penyangga. Berdasarkan hasil kajian Project Preparation Support Facility (PPSP), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan lonjakan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan hingga tembus 19,9 persen.

Pelegatan ekonomi ini dipicu oleh masifnya investasi, pembangunan infrastruktur, serta bergeliatnya aktivitas ekonomi baru yang membuka banyak lapangan kerja sejak megaproyek IKN dimulai.

“IKN dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan negara, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Hasil kajian PPSP menunjukkan Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen dan ada penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,45 persen,” jelas Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, Minggu (7/6).

Efek Spillover Menuju Hub ‘Greater Nusantara’

Pungky menjelaskan bahwa dampak positif pembangunan IKN tidak hanya dinikmati oleh PPU. Skema pembangunan ini mengadopsi konsep Tri-City yang kini bertransformasi menjadi koridor Greater Nusantara, sebuah ekosistem metropolitan terintegrasi yang saling menyokong.

Berikut peran strategis kota dan kabupaten di sekitar IKN dalam rantai pasok ekonomi regional:

  • Kota Balikpapan: Berperan sebagai gerbang investasi utama dan simpul logistik.
  • Kota Samarinda & Kab. Kutai Kartanegara: Menerima efek spillover (dampak tidak langsung) ekonomi dan penyedia layanan perkotaan.
  • Kab. Penajam Paser Utara: Pusat penyedia tenaga kerja, kawasan permukiman, dan rantai pasok industri.

Kerja sama antar-wilayah ini dilakukan secara fleksibel berbasis kebutuhan (mulai dari logistik, transportasi, hingga pelayanan publik) tanpa perlu membentuk birokrasi organisasi baru.

Adopsi Formula Sukses Metropolitan Eropa

Untuk mematangkan strategi integrasi kawasan Greater Nusantara, OIKN menggelar forum Jumat Belajar ASN Otorita IKN pada Jumat (5/6). Diskusi bertajuk kolaborasi regional ini menggandeng akademisi top dari The University of Tokyo dan Toyo University.

Forum tersebut membedah kisah sukses pengelolaan wilayah metropolitan global di beberapa negara Uni Eropa seperti Swedia, Spanyol, dan Italia untuk diimplementasikan di Kalimantan Timur.

OIKN berharap konsep Greater Nusantara ini dapat terus didorong secara konsisten agar pemulihan dan pemerataan ekonomi regional pasca-pemindahan ibu kota dapat berjalan inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh warga lokal. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *