Subscribe

Keren! Angka Kemiskinan PPU Susut 1,11 Persen, 1.440 Warga Sukses Mentas

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) gak mau setengah-setengah dalam memerangi kemiskinan di wilayahnya. Di bawah komando Pj Bupati Mudyat Noor, Pemkab PPU terus tancap gas lewat kombinasi strategi jangka pendek dan jangka panjang demi mendongkrak ekonomi warga lokal.

“Penanggulangan kemiskinan dilakukan jangka pendek dan jangka panjang,” tegas Mudyat Noor, Selasa.

Strategi jangka pendek fokus pada quick wins lewat penyaluran berbagai bantuan sosial untuk meringankan beban harian warga miskin. Sementara untuk jangka panjang, Pemkab PPU menyiapkan berbagai program pelatihan kerja agar masyarakat punya skill untuk mandiri dan membangun ekonomi keluarga.

Angka Kemiskinan Turun, 1.440 Jiwa Berhasil Mentas

Upaya keras ini terbukti bukan sekadar omon-omon. Data terbaru menunjukkan angka kemiskinan di Serambi Nusantara ini sukses ditekan secara signifikan.

Pada tahun 2024, angka kemiskinan di PPU tercatat masih di angka 10.780 jiwa atau sekitar 6,69 persen. Angka ini berhasil disunat hingga menyisakan 9.340 jiwa atau 5,58 persen pada akhir 2025.

“Program yang dijalankan berhasil menurunkan angka kemiskinan di kisaran 1,11 persen, atau berkurang 1.440 jiwa hingga akhir 2025,” jelas Mudyat.

BLT Cair Sekaligus 6 Bulan, Total Rp1,6 Juta per Keluarga

Melanjutkan tren positif tersebut, tahun ini Pemkab PPU berkolaborasi dengan Bankaltimtara mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Daerah tahap pertama untuk Januari-Juni 2026. Sebanyak 405 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipastikan kecipratan bantuan ini.

Kepala Dinas Sosial PPU, Ainie, membeberkan bahwa tiap keluarga menerima Rp270 ribu per bulan. Karena dirapel sekaligus untuk enam bulan, masing-masing KPM langsung mengantongi dana segar sebesar Rp1.620.000.

Berikut adalah rincian sebaran 405 keluarga penerima BLT di 4 kecamatan:

  • Kecamatan Penajam: 274 KPM
  • Kecamatan Sepaku: 54 KPM
  • Kecamatan Babulu: 41 KPM
  • Kecamatan Waru: 36 KPM

Biar makin transparan dan cashless, penyaluran dana ini langsung ditransfer via rekening bank. Sebanyak 191 KPM yang sudah punya rekening Bankaltimtara tinggal cek saldo, sementara 214 KPM sisanya langsung dibuatkan rekening baru secara serentak di kantor cabang terdekat.

Langkah taktis ini diakui Ainie sebagai realisasi nyata dari instruksi Presiden untuk mengoptimalkan pengentasan kemiskinan sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *