Subscribe

Biar Nggak Asal Bangun, Pemkab Kukar Luncurkan Program ‘Desa Cantik’ Berbasis Data Akurat

2 minutes read

Tenggarong , nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Cantik). Program ini digagas untuk memperkuat tata kelola, literasi statistik, dan keuangan desa agar lebih akuntabel serta berbasis bukti (evidence-based) sesuai standar Satu Data Indonesia.

“Program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan data dan keuangan desa yang akuntabel serta berbasis bukti, untuk acuan pembangunan,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, di Tenggarong, Jumat (15/5/2026).

Lewat program ini, aparatur desa dan warga bakal di-upgrade kemampuannya dalam mengelola dan memanfaatkan data. Hasilnya, desa bisa memproduksi data yang akurat dan up-to-date agar penyusunan anggaran serta program pembangunan bisa langsung tepat sasaran.

Target jangka panjangnya, data potensi yang valid ini akan membantu desa naik kelas secara bertahap—dari status tertinggal, berkembang, maju, hingga menjadi desa mandiri.

Bukan Sekadar Seremonial, Loa Kulu Kota Jadi Pionir

Sebagai langkah konkret, Pemkab Kukar menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim untuk mencanangkan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, sebagai pilot project Program Desa Cantik pada Rabu lalu.

Bupati Aulia menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar acara seremonial di atas kertas, melainkan upaya nyata agar desa bisa mandiri mengelola data sektoral mereka sendiri.

Bukti Komitmen Satu Data Indonesia di Kukar:

  • Penandatanganan Piagam Komitmen: Dilakukan langsung oleh Bupati Kukar, Kepala BPS Kukar, dan Kepala Desa Loa Kulu Kota sebagai simbol dimulainya digitalisasi data desa.
  • Pengukuhan Agen Statistik Desa: Penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perangkat desa yang telah lulus pelatihan literasi data, membuat mereka kini terampil mengolah dan meng-input data ke aplikasi khusus.

Pembangunan Lebih Efisien

Dengan adanya integrasi data dari tingkat desa hingga ke pusat, Pemkab Kukar optimistis proses perencanaan pembangunan daerah ke depan akan jauh lebih efisien.

Kehadiran para Agen Statistik Desa yang melek teknologi ini diharapkan menjadi motor penggerak birokrasi modern yang transparan dan berbasis fakta di Kutai Kartanegara. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *