Subscribe

Gebrakan Prabowo: Duit ‘Hasil Buruan’ Rp10 Triliun Siap Sulap 5.000 Puskesmas Jadi Baru!

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Presiden Prabowo Subianto memastikan uang negara yang berhasil diselamatkan dari tangan koruptor dan denda administratif tidak akan “menguap” begitu saja. Dana jumbo senilai Rp10,27 triliun yang baru saja diserahkan di Kejaksaan Agung akan langsung dialokasikan untuk membenahi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Targetnya pun ambisius: merenovasi 5.000 Puskesmas yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Fakta Miris: 30 Tahun Tanpa Perbaikan

Prabowo mengungkapkan, berdasarkan laporan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ada sekitar 10 ribu Puskesmas di Indonesia yang “terlupakan”. Banyak di antaranya yang tidak pernah tersentuh renovasi sejak 30 tahun lalu.

“Saya tanya Menkes, butuh berapa untuk perbaiki 10 ribu Puskesmas? Kira-kira satu unit butuh Rp2 miliar. Jadi total kita butuh Rp20 triliun. Nah, hari ini kita pegang Rp10 triliun, artinya 5.000 Puskesmas bisa kita selesaikan sekarang,” tegas Prabowo di Jakarta, Rabu (13/5).

‘Jackpot’ Rp49 Triliun di Depan Mata

Pesta renovasi fasilitas publik ini diprediksi akan semakin masif bulan depan. Presiden memberikan bocoran bahwa negara bakal menerima tambahan dana segar sebesar Rp49 triliun dari dua sumber utama:

  • Satgas PKH: Tambahan sekitar Rp10 triliun.
  • PPATK: Penyelamatan dana sekitar Rp39 triliun.

“Kalau bulan depan benar masuk Rp49 triliun, berarti semua Puskesmas mudah kita perbaiki. Bahkan sekolah-sekolah yang belum tersentuh renovasi bisa langsung kita eksekusi,” tambah Kepala Negara.

Sekolah Juga Jadi Prioritas

Selain kesehatan, sektor pendidikan menjadi fokus utama penggunaan uang “hasil sitaan” ini. Berikut adalah roadmap perbaikan sekolah yang dipaparkan Presiden:

Periode Status / Target Perbaikan Sekolah
Tahun Lalu 17.000 Sekolah (Selesai)
Tahun Ini 70.000 Sekolah (On Progress)
Tahun Depan 100.000 Sekolah (Target)
Tahun Berikutnya 100.000 Sekolah + Madrasah

Pesan Menohok untuk ‘Maling’ Negara

Prabowo menutup pernyataannya dengan apresiasi tinggi kepada tim gabungan (Satgas PKH, Kejaksaan, Polri, TNI, BPKP, hingga PPATK) yang telah berjuang menyelamatkan harta negara.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang diselamatkan adalah hak rakyat. “Kita perbaiki (fasilitas publik) dengan uang yang kalau tidak kita selamatkan, akan hilang dimakan para koruptor, maling, dan perampok,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *