Keren! Kutim Mulai Operasikan Bus Listrik Sekolah, Solusi Hijau Anti Macet buat Pelajar
Kutim, nusaetamnews.com : Kabar gembira buat para pelajar di Kutai Timur (Kutim). Pemerintah Kabupaten Kutim resmi memulai transisi transportasi ramah lingkungan dengan meluncurkan uji coba bus listrik sekolah pertama di Sangatta.
Bukan cuma sekadar keren, bus ini hadir sebagai solusi multifungsi: mengurangi emisi karbon, menekan kemacetan di jam sibuk, hingga meringankan kantong orang tua karena ongkos antar-jemput jadi lebih hemat.
Pilot Project di SMA Negeri 2 Sangatta Utara
Untuk tahap awal, bus listrik berkapasitas 30 penumpang ini bakal melayani rute khusus bagi siswa SMA Negeri 2 Sangatta Utara. Sekolah ini dipilih karena lokasinya yang selama ini belum terjangkau akses angkutan umum.
“Bus listrik sekolah ini adalah upaya pemerintah menghadirkan transportasi ramah lingkungan yang aman dan nyaman bagi pelajar kita,” ujar Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Selasa (5/5).
Poin Penting Bus Listrik Sekolah Kutim:
- Unit Perdana: Saat ini satu unit sudah resmi mengaspal (uji coba dimulai Senin kemarin).
- Rute Perdana: Dimulai dari kawasan Hotel Pinang menuju sekolah.
- Target: Mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan menekan polusi udara perkotaan.
- Kolaborasi: Hasil “keroyokan” positif antara Dinas Pendidikan (penyedia manfaat) dan Dinas Perhubungan (teknis operasional).
Tantangan Geografis & Rencana Ke Depan
Bupati Ardiansyah mengakui bahwa bus listrik sangat ideal untuk kawasan perkotaan seperti Sangatta. Namun, mengingat medan Kutai Timur yang luas dan berbukit, strategi transportasi akan disesuaikan.
“Untuk wilayah yang infrastrukturnya belum merata atau geografisnya ekstrem, ke depan kita siapkan juga bus mini (BBM). Yang penting, semua anak di Kutai Timur punya akses transportasi yang layak dan aman,” tambahnya.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyebut program ini adalah bukti nyata dari 50 Program Unggulan Pemkab Kutim. Meski sudah dirancang sejak 2024, realisasi tahun ini menjadi langkah besar menuju Smart City yang berkelanjutan.
Apa selanjutnya? Pemkab berkomitmen untuk menambah armada secara bertahap sesuai kondisi anggaran daerah. Jadi, buat pelajar di wilayah lain, siap-siap ya, siapa tahu sekolah kalian jadi tujuan rute berikutnya! (ant/one)