Subscribe

Gempur Angka Kematian Bayi, Pemprov Kaltim Genjot Program Layanan Kesehatan Gratis

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur mengambil langkah tegas untuk menekan angka kematian bayi di Bumi Etam. Senjatanya? Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) yang kini jadi program unggulan Pemerintah Provinsi.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menjamin keselamatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan.

Data Merah: 123 Kasus Kematian Bayi

Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Data kesehatan Kaltim sejak Januari hingga Mei 2026 menunjukkan angka yang memprihatinkan:

  • Total Kematian Bayi: 123 kasus (usia <1 tahun).
  • Penyebab Dominan: 80 bayi tercatat lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) atau di bawah 2,5 kilogram.

“Kami mengintensifkan peran tenaga medis untuk memperluas jangkauan layanan. Targetnya, warga di pelosok tidak boleh lagi terkendala akses kesehatan,” ujar Jaya di Samarinda, Selasa (5/5).

Apa Saja yang Didapat di Program PKG?

Pemerintah memastikan layanan ini bersifat komprehensif agar calon ibu dan bayi mendapatkan proteksi maksimal:

  1. Check-up Rutin: Pemeriksaan kehamilan bulanan tanpa biaya.
  2. Nutrisi Ibu: Pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil.
  3. Proteksi Bayi: Imunisasi lengkap untuk bayi dan balita.
  4. Sinergi Pusat: Integrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah pusat.

Investasi Masa Depan

Jaya Mualimin mengajak masyarakat untuk lebih “melek” terhadap fasilitas gratis yang disediakan. Menurutnya, deteksi dini adalah kunci utama menurunkan angka fatalitas pada bayi.

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk rutin periksa adalah investasi penting. Bukan cuma untuk diri sendiri, tapi untuk masa depan daerah kita,” tutupnya.

Dengan optimalisasi PKG, Pemprov Kaltim berharap kasus bayi lahir dengan berat rendah bisa ditekan drastis, sekaligus memastikan setiap anak di Kaltim mendapatkan hak kesehatan yang layak sejak hari pertama mereka lahir. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *