Samarinda Segera Miliki Sekda Definitif
Samarinda – Proses penentuan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda kini tinggal menunggu langkah akhir. Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan penetapan pejabat definitif akan dilakukan dalam waktu cepat setelah rekomendasi resmi diterima.
Menurutnya, Pemerintah Kota Samarinda tidak ingin berlama-lama dalam pengisian jabatan strategis tersebut. Ia menargetkan surat keputusan (SK) penetapan Sekda bisa diterbitkan paling lambat dua hari sejak dokumen rekomendasi diterima.
“Begitu suratnya kami terima, prosesnya langsung kita tuntaskan. Tidak akan berlarut,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Rekomendasi penetapan Sekda sebelumnya telah ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud dan kini berada di jalur administrasi untuk diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Samarinda.
Adapun proses seleksi telah mengerucut pada tiga kandidat yang dinilai memenuhi syarat. Ketiganya telah melewati rangkaian tahapan, mulai dari uji kompetensi hingga wawancara langsung dengan wali kota.
Pemilihan Sekda kali ini menggunakan pendekatan manajemen talenta, dengan menitikberatkan pada aspek profesionalitas, transparansi, serta kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan organisasi.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan wali kota sebagai pejabat pembina kepegawaian. Andi Harun mengakui telah mengetahui hasil akhir seleksi, namun masih menunggu dokumen resmi sebelum mengumumkan nama yang akan ditetapkan.
Sebagai informasi, seleksi Sekda Samarinda 2026 menyisakan tiga kandidat, yakni Ananta Fathurrozi, Neneng Chamelia Shanti dan Marnabas.
Mereka telah melalui tahapan uji kompetensi hingga wawancara akhir bersama wali kota.
“Nama-namanya sudah ada, mudah-mudahan rekomendasinya selesai minggu ini, mungkin minggu ini juga akan keluar satu nama,” jelasnya.
“Semoga dalam waktu dekat sudah ada keputusan final,” katanya.
Dengan segera ditetapkannya Sekda definitif, Pemkot Samarinda diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Ibu Kota Kalimantan Timur tersebut.