Subscribe

Arus Balik Memuncak, Pelabuhan Samarinda Diserbu Penumpang dari Parepare

2 minutes read

Samarinda – Gelombang arus balik Lebaran mencapai titik tertinggi di Pelabuhan Samarinda, Minggu (29/3/2026). Ribuan penumpang tumpah ruah di kawasan pelabuhan, baik yang baru tiba maupun yang bersiap meninggalkan kota, membuat aktivitas berlangsung padat.

Lonjakan ini didominasi pemudik dari Parepare, Sulawesi Selatan, yang kembali ke berbagai daerah di Kalimantan Timur untuk melanjutkan aktivitas pascalibur panjang.

Pelaksana Harian Kepala KSOP Kelas I Samarinda Capt M Ridha Rengreng mengatakan kondisi ini sudah diantisipasi sebelumnya. Menurutnya, pergerakan penumpang yang tinggi terjadi bersamaan antara arus kedatangan dan keberangkatan.

“Momentum hari ini memang kami prediksi sebagai puncak arus balik, karena kapal datang dan berangkat dalam jumlah besar,” ujarnya.

Salah satu lonjakan terlihat dari kedatangan kapal Queen Soya yang membawa sekitar 1.600 penumpang, hampir menyentuh kapasitas maksimal. Selain itu, kapal tersebut juga mengangkut puluhan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Di sisi lain, arus keberangkatan dari Samarinda juga menunjukkan angka yang tidak kalah besar. Tercatat sekitar 1.400 penumpang meninggalkan kota, dengan potensi terus bertambah hingga mendekati 1.600 orang.

Untuk menjaga kelancaran situasi, otoritas pelabuhan memperkuat koordinasi lintas instansi.

Pengamanan dan pengaturan arus penumpang melibatkan Pelindo, TNI, Polri, serta tim kesehatan pelabuhan.
Tak hanya soal keamanan, kondisi kesehatan penumpang juga menjadi perhatian serius. Petugas mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan seperti Sangatta, Bontang, maupun Berau.

“Kami siapkan layanan kesehatan. Kalau merasa kurang sehat, sebaiknya periksa dulu sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.

Meski hari ini menjadi puncak, pergerakan arus balik dipastikan belum sepenuhnya usai. Dalam beberapa hari ke depan, kedatangan kapal masih akan berlangsung, termasuk KM Aditya yang dijadwalkan tiba dengan sekitar 1.500 penumpang.
KSOP Samarinda menegaskan seluruh operasional pelayaran tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Pengawasan kapasitas penumpang menjadi prioritas agar tidak terjadi kelebihan muatan.

“Keselamatan tetap yang utama. Kami pastikan seluruh perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” tutup Ridha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *