Mudik Aman 2026: Kapolresta Samarinda Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis & Siaga Patroli Rumah Kosong
Samarinda, nusaetamnews.com : Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengeluarkan rilis peringatan dini (early warning) bagi warga Kota Tepian. Kepolisian meminta masyarakat untuk “ekstra waspada” terhadap potensi kriminalitas yang biasanya mengincar rumah kosong dan pemudik di jalur perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal. Persiapkan segala kebutuhan mudik dengan matang jauh hari sebelum keberangkatan,” ujar Hendri Umar di Samarinda, Jumat (13/3).
Checklist Keamanan: Kunci Ganda Hingga Aliran Gas
Pihak kepolisian menekankan beberapa poin krusial yang wajib diperhatikan warga sebelum meninggalkan hunian:
- Keamanan Fisik: Pastikan pintu dan jendela terkunci rapat dengan gembok yang kuat.
- Cegah Kebakaran: Periksa area dapur secara teliti. Pastikan kompor, aliran gas, dan seluruh peralatan listrik dalam keadaan mati total.
- Persiapan Matang: Hindari keberangkatan yang terburu-buru guna meminimalisir kelalaian keamanan.
Solusi “Safe House”: Titip Kendaraan Gratis di Kantor Polisi
Untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Polresta Samarinda menyediakan fasilitas penitipan kendaraan gratis. Warga yang mudik menggunakan transportasi umum bisa menitipkan kendaraan roda dua maupun roda empat di tempat-tempat berikut:
- Mako Polresta Samarinda.
- Seluruh Mako Polsek Jajaran di berbagai wilayah Samarinda.
- Kantor Kelurahan yang telah dilengkapi sistem pengamanan kepolisian dan pam swakarsa.
“Layanan ini sama sekali tidak dipungut biaya dan seluruh kendaraan yang dititipkan dijamin keamanannya,” tegas Hendri.
Patroli Masif & Evaluasi Laka Lantas
Guna menutup ruang gerak pelaku kejahatan, kepolisian berkomitmen menggencarkan patroli rutin secara masif ke penjuru kota. Selain itu, aspek keselamatan di jalan raya juga menjadi sorotan tajam.
Berdasarkan data evaluasi mudik tahun lalu, tercatat ada tujuh kasus kecelakaan lalu lintas serius di wilayah Samarinda. Polisi mengingatkan para pengemudi untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menekan angka fatalitas di jalan raya pada musim mudik 2026 ini. (ant/one)