Subscribe

Kasus Bibi Kelinci: Dari Korban Jadi Tersangka?

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Bayangin, kamu punya resto, ada yang makan nggak bayar, kamu viralin CCTV-nya, eh malah kamu yang kena lapor. Check this out:

Timeline Kejadian (Biar Gak Gagal Paham)

  • September 2025: Sepasang suami istri (ZK & ESR) terciduk CCTV bawa kabur 14 pesanan tanpa bayar. Nabilah (Owner) langsung lapor ke Polsek Mampang.
  • Akhir September 2025: Nggak terima diviralin, si pasutri ini “serang balik” dengan laporin Nabilah ke Bareskrim pake pasal UU ITE & pencemaran nama baik.
  • Februari 2026: * Plot A: Si pasutri resmi jadi tersangka pencurian di Polsek Mampang.
    • Plot B: Empat hari kemudian, Nabilah malah ikutan jadi tersangka di Bareskrim Polri. Wait, what?!

 Apa Kata Polri?

Melihat netizen yang mulai “gerah”, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko angkat bicara:

  • Lagi Dikaji: Polri janji bakal dalami lagi keluhan ini. Intinya, mereka denger kok curhatan publik.
  • Saling Lapor: Ada dua konstruksi kasus yang jalan barengan (pencurian vs ITE).
  • Janji Adil: Katanya sih bakal tetap mengedepankan rasa keadilan dan sesuai prosedur. We’ll see!

Suara Pembelaan

Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, lagi berjuang minta Gelar Perkara Khusus. Logikanya simpel: “Masa klien saya yang jadi korban pencurian malah jadi tersangka cuma gara-gara posting bukti?”

Moral of the Story (Sementara)

Kasus ini jadi pengingat buat kita kalau UU ITE itu emang “licin” banget. Niatnya mau kasih sanksi sosial ke pelaku kejahatan, tapi kalau salah langkah, malah bisa kena boomerang. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *