YES, WE’RE GOING INTERNATIONAL! Samarinda Goes Global ke Kuala Lumpur, Target Nyeberang ke Singapura-Korea!
Samarinda, Kaltim (nusaetamnews.com) : Siap-siap packing koper! Samarinda serius banget mau naik level jadi kota global. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sudah gaspol menyiapkan langkah strategis untuk membuka rute penerbangan internasional perdana dari Bandara APT Pranoto.
Goal-nya? Koneksi langsung Samarinda (Kaltim/IKN) ke Kuala Lumpur, Malaysia!
Mark Your Calendar: Terbang Perdana Februari 2026
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa penerbangan bersejarah ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Februari 2026. Tapi, ini bukan sekadar buka rute doang.
“Kami perlu persiapan matang untuk memastikan penerbangan internasional ini tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga mampu memberikan efek domino terhadap perekonomian daerah,” ujar Andi Harun.
Pemkot pun all-out bersinergi dengan Bandara APT Pranoto untuk support semua fasilitas yang dibutuhkan.
Samarinda Auto Cuan Berkat IKN
Andi Harun optimistis, jalur langsung ke Malaysia ini bakal jadi katalisator utama pertumbuhan ekonomi. Gimana enggak? Status Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi sekaligus penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat konektivitas internasional jadi kebutuhan urgent.
“Ini adalah kabar yang sangat positif. Jika Samarinda terhubung langsung dengan jaringan internasional, hal itu akan menjadi trigger besar bagi kegiatan ekonomi kita,” tegasnya.
Dampak ekonominya diprediksi bakal nyentuh semua lapisan, mulai dari:
- Okupansi hotel yang naik drastis.
- Industri kuliner dan jasa transportasi makin rame.
- UMKM lokal kebanjiran rezeki.
- Pendapatan Asli Daerah (PAD) terkatrol dari arus wisatawan dan pebisnis.
Setelah KL, Targetnya Singapura Hingga Korea Selatan!
Keberhasilan rute Kuala Lumpur ini hanyalah pintu masuk! Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini sudah punya wishlist panjang:
“Setelah Kuala Lumpur, target kami adalah membuka penerbangan ke negara lain seperti Singapura, Thailand, atau bahkan Korea Selatan,” ungkapnya, menyebut jenis pesawat yang dibidik adalah Boeing 737 atau Airbus A320.
PR Berat: Runway-nya Belum Cukup Panjang!
Eits, ada satu kendala gede nih. Andi Harun mengakui, Bandara APT Pranoto masih punya keterbatasan infrastruktur, terutama pada panjang landasan pacu (runway). Saat ini, runway belum bisa didarati pesawat wide-body (badan lebar) macam Boeing 747 atau 777 untuk penerbangan jarak jauh.
Untuk ngatasin PR ini, Pemkot akan terus lobby dan komunikasi intensif dengan Kementerian Perhubungan dan berharap dukungan penuh dari Pemprov Kaltim.
“Tujuannya jelas, agar pesawat berbadan besar bisa melakukan landing dan take-off dengan aman, sehingga Samarinda benar-benar siap menjadi bandara internasional yang mumpuni,” tutupnya. (ant/one)