Subscribe

Waspada ‘Superflu’, Dinkes Kaltim Imbau Traveler Luar Negeri Segera Vaksin Influenza

2 minutes read

SAMARINDA , nusaetamnews.com : Buat kamu yang sudah punya agenda traveling ke luar negeri dalam waktu dekat, ada pesan penting dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur. Untuk menangkal varian baru bernama Superflu, warga Benua Etam sangat disarankan membentengi diri dengan vaksin influenza tambahan.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut langkah ini adalah upaya preventif karena karakteristik Superflu yang mirip dengan virus influenza tipe A, B, C, dan D.

“Untuk antisipasi, para pelaku perjalanan luar negeri sangat dianjurkan menambah vaksin influenza. Ini bukan kewajiban yang mengikat, tapi pilihan cerdas demi kesehatan pribadi selama di negara orang,” ujar Jaya di Samarinda, Senin.

Gak Perlu Ribet, Vaksin Sudah Tersedia

Kabar baiknya, kamu nggak perlu bingung mencari lokasinya. Vaksin influenza saat ini sudah tersedia di berbagai klinik vaksinasi yang tersebar di wilayah Kaltim. Jadi, sebelum packing koper, pastikan tubuh sudah terproteksi maksimal.

Apa Itu Superflu?

Meski namanya terdengar gahar, Jaya menjelaskan bahwa secara virologi, Superflu adalah virus H3N2 sub-kelas K. Ini merupakan hasil mutasi ringan yang sebenarnya masih bisa ditangani.

Perlu dicatat: Gejala Superflu memang tergolong ringan, tapi jangan disepelekan. Durasi penyembuhannya lebih “bandel” dibanding flu biasa.

  • Flu Biasa: Umumnya sembuh dalam 7-10 hari.
  • Superflu: Bisa memakan waktu 10 hingga 14 hari. Lumayan mengganggu agenda kalau kamu sedang produktif atau liburan, kan?

Kaltim Masih Aman dari Temuan Kasus

Sampai detik ini, Pemprov Kaltim memastikan belum ada laporan kasus Superflu yang masuk ke wilayah Benua Etam. Namun, pemerintah nggak mau kecolongan.

Sistem kewaspadaan dini dan respons cepat sudah diaktifkan di seluruh fasilitas kesehatan. Dinkes Kaltim juga berkoordinasi ketat dengan Balai Karantina Kesehatan, terutama di pintu masuk utama seperti Balikpapan dan Samarinda.

“Pengawasan ketat difokuskan kepada mereka yang baru pulang dari luar negeri, khususnya dari Amerika Serikat (AS) yang memang sedang mencatatkan banyak kasus,” tambah Jaya.

Selain pengawasan di bandara dan pelabuhan, petugas kesehatan di lapangan juga terus melakukan skrining dan pengambilan sampel flu sebagai langkah deteksi dini. Stay safe and stay healthy, ya! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *