Subscribe

Waspada Air Pasang “Raksasa” di Kaltim! BMKG: Bisa Tembus 3 Meter, Cek Jadwalnya di Sini!

2 minutes read

Balikpapam, nusaetamnews.com :Warga pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) wajib mode standby! BMKG Stasiun Balikpapan baru saja mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena pasang air laut yang diprediksi bakal naik signifikan mulai 2 hingga 4 Februari 2026.

Nggak main-main, ketinggian air diperkirakan mencapai 2,8 hingga 3 meter. Selain bikin pemukiman rawan tergenang, kondisi ini juga jadi ancaman serius buat aktivitas pelabuhan sampai ekonomi warga di tambak.

Kenapa Harus Waspada?

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, mengingatkan kalau pasang tinggi ini punya efek domino:

  • Ganggu Logistik: Aktivitas bongkar muat di pelabuhan bisa terhambat.
  • Risiko Pemukiman: Air bisa naik ke teras rumah warga pesisir.
  • Safety First: Bahaya buat anak-anak yang sering main di pinggir pantai.
  • Ancaman Ekonomi: Petambak ikan, udang, dan kepiting terancam rugi karena hasil budidaya bisa “hanyut” terbawa arus kalau tambak terendam.

Cek Jadwal & Titik Lokasi Pasang Tertinggi:

Biar nggak kecolongan, catat jadwal puncak pasang di wilayah kamu:

  1. Teluk Sangkulirang (Kutai Timur):
    • Puncak: 2 Februari, pukul 19.00 WITA (3 Meter).
  2. Perairan Balikpapan & Sekitarnya:

(Mencakup Balikpapan, PPU, Paser, Samboja & Samboja Barat).

  1. Puncak: 2 Februari, pukul 19.00 WITA (3 Meter).
  2. Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi/Muara Pantauan):
    • Puncak: 3 Februari, pukul 20.00 WITA (2,9 Meter).
  3. Muara Sungai Berau:
    • Puncak: 4 Februari, pukul 22.00 WITA (2,8 Meter).

Pesan Khusus buat Para Petambak

Kawasan Muara Pantauan dan pesisir PPU-Paser saat ini lagi banyak tambak aktif. BMKG mengimbau para pemilik tambak udang dan kepiting untuk segera melakukan pengamanan ekstra. Pastikan tanggul kuat dan siapkan jaring pengaman agar aset nggak hilang tersapu arus laut.

“Kami harap peringatan dini ini bisa jadi dasar warga untuk melakukan antisipasi lebih awal agar tidak ada kerugian material maupun korban,” ujar Carolina. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *