Subscribe

Usai Disentil Soal Mobil Dinas, Gubernur Kaltim Ajak Warga Doakan Presiden

2 minutes read

Samarinda – Di tengah sorotan publik usai sentilan Prabowo Subianto terkait pengadaan mobil dinas bernilai Rp8,49 miliar, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud justru menunjukkan sikap berbeda. Alih-alih merespons polemik itu, Rudy Mas’ud malah mengajak masyarakat mendoakan Presiden Prabowo dan para pemimpin daerah di Kaltim.

Ajakan itu disampaikan saat ribuan warga memadati Gedung Olah Bebaya Komplek Lamin Etam, Jalan Gajah Mada, Senin (23/3/2026), dalam momen silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru Samarinda dan sekitarnya datang untuk bersalaman langsung dengan Gubernur yang akrab disapa Harum itu. Mengingat membeludaknya jumlah warga, kegiatan dipusatkan di Gedung Olah Bebaya, kompleks Kantor Gubernur Kaltim, dan dibagi dalam tiga sesi.

“Sebenarnya open house ini tidak ada dalam agenda. Tapi karena saya lihat masyarakat sudah banyak, maka bapak ibu kami terima di sini. Terima kasih atas silaturahmi bapak ibu semua,” ujar Rudy Mas’ud.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idulfitri kepada seluruh warga Kaltim.
Dalam suasana tertib dan penuh keakraban, Rudy juga sempat mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban saat kegiatan berlangsung.
“Tetap tertib, tidak berdesakan. Insyaallah semua dapat THR,” candanya, disambut tawa dan tepuk tangan.
Namun pesan utama yang disampaikan justru bernuansa menenangkan. Di tengah dinamika yang berkembang, Rudy mengajak masyarakat untuk mendoakan pemimpin bangsa, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Doakan Presiden dan Wakil Presiden kita agar selalu sehat dalam memimpin Indonesia. Doakan juga pemimpin daerahnya, mulai bupati, wali kota hingga gubernur,” pesannya.
Menurutnya, doa masyarakat menjadi energi penting bagi para pemimpin agar tetap kuat, jernih dalam berpikir, dan mampu membawa daerah serta negara ke arah yang lebih baik.

Rudy juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika dalam penyambutan terdapat kekurangan.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, kalau ada yang kurang berkenan dalam penyambutan kami,” tuturnya.
Kehangatan pun terasa dari respons warga.

Salah seorang ibu yang hadir mewakili suara masyarakat menyampaikan doa balik untuk Gubernur.

“Terima kasih Pak Gubernur, semoga Bapak dan Ibu selalu sehat, panjang umur, dan sukses memimpin Kaltim,” ucapnya.
Meski diwarnai antrean panjang, kegiatan halalbihalal berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan hingga akhir acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *