Subscribe

Ubah Sampah Jadi Cuan: Pulau Derawan Kini Punya “TPS3R Rupiah” Biar Wisata Makin Berkelas!

2 minutes read

Berau, nusaetamnews.com : Siapa sih yang nggak kenal Pulau Derawan? Surga bawah laut di Kalimantan Timur ini memang jadi bucket list banyak pelancong. Tapi, di balik keindahannya, ada tantangan besar: Sampah. Bayangkan, saat musim liburan, sampah di sini bisa tembus 46,1 ton per hari! Sebagian besar bukan dari rumah warga, melainkan dari aktivitas wisata, hotel, dan penginapan.

Guna menjawab tantangan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas baru saja meresmikan langkah strategis: TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) bernama “Rupiah” di Pulau Derawan. Bukan sekadar tempat buang sampah, fasilitas ini adalah “pabrik” pengubah limbah jadi nilai ekonomi.

Kenapa Namanya “Rupiah”?

Sesuai namanya, TPS3R Rupiah punya misi mengubah barang sisa jadi pundi-pundi uang. Prinsipnya sederhana tapi powerful: Kelola Sampah Berbasis Komunal.

  • Pilah dari Sumber: Sampah nggak langsung dibuang gitu saja, tapi dipilah sejak awal.
  • Organik Jadi Pakan & Pupuk: Sampah sisa makanan diolah jadi kompos atau pakan maggot.
  • Anorganik Jadi Daur Ulang: Sampah plastik atau kaleng dipilah buat didaur ulang yang punya nilai jual.

“Ini solusi efektif untuk mengubah limbah menjadi rupiah, sekaligus menjaga estetika Derawan sebagai destinasi wisata kelas dunia,” ujar Bupati Sri Juniarsih saat meninjau lokasi, Selasa.

Kolaborasi Bareng WWF

Proyek keren ini nggak jalan sendiri. Terwujudnya TPS3R Rupiah adalah buah kolaborasi manis antara Pemerintah Kampung Pulau Derawan, lembaga donor dunia WWF (World Wide Fund for Nature), serta berbagai mitra pembangunan lainnya.

Bupati juga sempat mengecek langsung kesiapan operasionalnya—mulai dari ruang pemilahan sampai mesin pengolahannya. Semuanya sudah siap tempur buat memastikan Derawan tetap bersih dan nyaman buat para turis.

Fokus Masa Depan: Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Kehadiran TPS3R ini bukan cuma soal kebersihan, tapi soal visi besar Kabupaten Berau. Ke depannya, Berau bakal makin fokus pada:

  1. Sektor Pariwisata: Sebagai motor utama ekonomi.
  2. Ekonomi Kreatif & UMKM: Agar warga lokal makin berdaya.
  3. Sektor Pendukung: Pertanian, perkebunan, dan perikanan yang dikelola secara berkelanjutan.

Sekarang kita bisa liburan ke Derawan dengan lebih tenang. Tapi ingat, fasilitas sudah oke, perilaku kita sebagai turis juga harus makin smart dan ramah lingkungan ya! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *