Subscribe

Timnas U-17 Kena “Geprek” China 0-7, Coach Nova Arianto Kasih Kode Cari Pemain Diaspora Baru!

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com :  Hasil kurang memuaskan baru saja diterima Timnas U-17 Indonesia dalam laga uji coba perdana kontra China U-17 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu kemarin. Skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan tim tamu setelah kalah telak dengan skor mencolok 0-7.

Kekalahan telak ini langsung bikin sang pelatih, Nova Arianto, pasang mode evaluasi total. Salah satu opsinya? Menambah amunisi baru dari jalur diaspora!

Hunting Pemain Diaspora Jilid Dua?

Sejauh ini, Timnas U-17 baru punya satu pemain diaspora, yaitu Nicholas Indra Mjoesund yang merumput di klub Norwegia, Rosenborg BK. Nova mengaku bakal memantau performa tim di dua laga uji coba ini sebelum memutuskan menambah “darah segar” dari luar negeri.

“Kita observasi dari dua pertandingan ini. Kita lihat apakah perlu tambahan pemain baru, cari diaspora lagi, atau perlu uji coba internasional tambahan,” ungkap Coach Nova saat press conference usai laga.

Untuk urusan seleksi pemain diaspora nanti, Nova bakal berkolaborasi dengan pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto. Semua ini dilakukan demi satu misi besar: Piala Asia U-17 2026 di akhir April mendatang. Targetnya nggak main-main, Indonesia harus tembus perempat final buat mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.

Bukan Soal Chemistry, Tapi Mental Under Pressure

Banyak yang bertanya-tanya, kok bisa kalah telak? Padahal tim ini bukan tim kemarin sore. Mereka adalah skuad yang mendominasi Elite Pro Academy (EPA) U-18 dengan nama Garuda United U-18 (mengantongi 18 kemenangan dari 22 laga).

Nova menegaskan kalau masalahnya bukan soal chemistry, tapi soal level intensitas pertandingan yang beda jauh.

  • EPA Level: Mereka dominan dengan 62 gol.
  • International Level: Tekanan jauh lebih tinggi dan agresif.

“Mereka sudah bareng-bareng 5 bulan. Tapi intensitas dan tekanan di level internasional itu beda banget. Pemain harus belajar gimana caranya keluar dari pressing lawan yang ketat. Itu evaluasi utama kita,” jelasnya.

Kesempatan Kedua di Matchday 2

Nggak mau larut dalam kesedihan, Coach Nova berencana melakukan rotasi besar-besaran di laga kedua. Dari 28 pemain yang dipanggil, semuanya bakal diberi jam terbang biar tim pelatih bisa menilai kualitas objektif tiap individu. (ant/one)

Catat jadwalnya!

  • Match: Indonesia U-17 vs China U-17 (Leg 2)
  • Waktu: Rabu, 11 Februari 2026 | 18.30 WIB
  • Venue: Indomilk Arena, Tangerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *