Tetap Glow Up & Bugar Selama Ramadhan: Intip Tips Sehat ala Tim Penggerak PKK Berau!
Tanjung Redeb, nusaetamnews.com : Puasa bukan alasan buat jadi kaum rebahan yang lemas! Biar ibadah lancar dan badan tetap fit sampai hari raya, Tim Pembina PKK Kabupaten Berau punya resep jitu buat kamu.
Ketua PKK Berau, Sri Aslinda Gamalis, membagikan tips praktis supaya warga Berau tetap sehat secara lahir dan batin selama Ramadhan 1447 Hijriah ini. Penasaran? Yuk, simak poin-poinnya!
Sahur & Buka Jangan Asal Kenyang
Kunci utama ada di meja makan. Sri Aslinda menyarankan strategi makan yang smart:
- Pas Sahur: Fokus ke karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum) dan protein. Ini rahasianya supaya rasa kenyang bertahan lebih lama.
- Hindari Gorengan: Berat memang, tapi gorengan saat sahur malah bisa bikin badan cepat lemas dan haus.
- Pas Buka: Jangan langsung “balas dendam”. Mulai dengan yang ringan dulu seperti air putih, kurma, atau buah. Setelah sholat, baru lanjut ke makanan berat bernutrisi seimbang.
Olahraga Tipis-Tipis
Siapa bilang puasa nggak boleh gerak? “Tetap jaga kesehatan dengan olahraga ringan, misalnya jalan kaki santai. Jangan lupa konsumsi vitamin dan pastikan waktu istirahat kamu cukup,” pesan Sri Aslinda di Tanjung Redeb, Rabu.
Spiritual Healing biar Jiwa Tenang
Selain fisik, batin juga butuh nutrisi. PKK Berau mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah sunnah, sholat tarawih, hingga dzikir. Efeknya? Jiwa jadi lebih tenang dan bahagia, sehingga puasa nggak terasa sebagai beban.
Semangat Berbagi (Tanpa Harus Bokek)
Ramadhan identik dengan sedekah. Menariknya, Sri Aslinda mengingatkan kalau sedekah itu nggak harus selalu soal uang. Kamu bisa berbagi makanan, pakaian layak pakai, atau sekadar tenaga untuk membantu sesama. Yang penting adalah meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi.
Kolaborasi Positif di Tarhib Ramadhan
Sebelumnya, semangat menyambut bulan suci ini sudah membara lewat acara Tarhib Ramadhan di Masjid Baitul Hikmah. Acara ini merupakan kolaborasi keren antara PKK Berau, BKMT, dan Baznas Berau.
“Ramadhan adalah momentum emas buat memperbaiki diri dan meraih derajat takwa. Mari jadikan ini sarana untuk meningkatkan kualitas diri, dan pastikan kebaikan ini tetap bertahan bahkan setelah Ramadhan usai,” tutupnya. (ant/one)