Subscribe

Takjil Ramadan di Kantor Gubernur Kaltim Jadi Sorotan, ESDM Tegaskan Tak Ada Permintaan Dana ke Tambang

3 minutes read

SAMARINDA — Program pembagian takjil Ramadan di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) mendadak menjadi perbincangan setelah beredarnya surat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengajak perusahaan tambang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dokumen yang ditandatangani Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto awal Maret 2026 itu memicu berbagai spekulasi. Sebagian pihak menilai pemerintah daerah meminta dukungan pembiayaan kepada perusahaan tambang untuk kegiatan berbagi takjil selama Ramadan.

Namun Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan, kegiatan berbagi takjil yang dilakukan pemerintah provinsi dan Forum Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba merupakan dua kegiatan berbeda yang hanya diselaraskan dari sisi waktu dan lokasi.

“Tidak ada permintaan dana dari pemerintah kepada perusahaan tambang. ESDM menjalankan kegiatan dengan anggaran sendiri, sementara Forum PPM juga menyiapkan kegiatan mereka secara terpisah,” kata Bambang dalam konferensi pers di Kantor ESDM Kaltim, Minggu (8/3/2026).

Menurut Bambang, pembagian takjil di kawasan Kantor Gubernur Kaltim sebenarnya sudah menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Kegiatan itu dilaksanakan secara bergiliran oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim.

Kebetulan pada waktu yang sama, Forum PPM Minerba juga memiliki program sosial serupa yang memang rutin dilakukan setiap bulan Ramadan. Dari situ muncul gagasan untuk menyelaraskan kegiatan agar pembagian takjil kepada masyarakat lebih efektif.

“Jadi yang disatukan hanya waktu dan tempatnya saja. Sumber pembiayaan tetap masing-masing,” jelasnya.

Ketua Forum PPM Minerba Kaltim Muslim Gunawan juga memberikan penjelasan senada. Ia mengatakan perusahaan-perusahaan tambang memang memiliki program sosial Ramadan yang dikelola melalui kegiatan community development atau PPM.

Program tersebut biasanya berupa pembagian sembako, dukungan kegiatan keagamaan, hingga bantuan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kegiatan di Kantor Gubernur hanya salah satu dari rangkaian program Ramadan perusahaan. Forum PPM hanya ikut satu hari saja,” ujar Muslim.

Ia menyebut kegiatan bersama itu dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026. Forum PPM Minerba akan menyalurkan sekitar 1.100 paket takjil, sementara OPD di lingkungan Pemprov Kaltim menyiapkan sekitar 1.000 paket.

Dengan demikian, pada hari tersebut diperkirakan ada lebih dari 2.000 paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat yang datang ke kawasan Kantor Gubernur.

Muslim menegaskan takjil yang dibagikan bukan dalam bentuk dana yang diserahkan ke pemerintah daerah. Forum PPM membeli langsung paket takjil untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

“Bentuknya langsung makanan berbuka, bukan uang. Jadi masyarakat bisa melihat langsung,” katanya.

Ia juga menjelaskan, setiap penggunaan dana PPM perusahaan tambang harus memiliki dasar administrasi yang jelas, termasuk surat ajakan kegiatan dari pemerintah atau pihak terkait. Hal itu menjadi bagian dari mekanisme penganggaran perusahaan.

“Perusahaan tidak bisa mengeluarkan dana tanpa dasar administrasi. Karena itu surat yang beredar sebenarnya hanya bersifat imbauan, bukan permintaan apalagi paksaan,” jelasnya.

Forum PPM Minerba sendiri merupakan wadah koordinasi sejumlah perusahaan tambang dalam menjalankan program pengembangan masyarakat. Meski demikian, sebagian besar kegiatan sosial tetap dilaksanakan langsung oleh masing-masing perusahaan di wilayah operasional mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *