Subscribe

Sisa Dua Pekan 2025! Gubernur Harum Kaltim: Mindset Wajib Ganti, Gagal Target = Rugi!

2 minutes read

SAMARINDA, Kaltim (nusaetamnews.com) :  Tahun 2025 tinggal menghitung hari. Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (akrab disapa Harum), menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajarannya. Namun, apresiasi ini dibarengi catatan kritis dan cambuk semangat keras jelang tutup tahun.

“Akhir tahun tidak lebih dari dua minggu lagi. Terima kasih atas kerja keras Bapak dan Ibu untuk Kalimantan Timur,” kata Gubernur Harum saat memimpin Morning Briefing di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (16/12/2025).

Meski begitu, Gubernur Harum menegaskan, euforia harus dikesampingkan. Evaluasi dan pembenahan adalah harga mati. Menurutnya, tanpa evaluasi, tidak akan ada progres positif di tahun-tahun berikutnya.

Prestasi vs Prestise: Jangan Pelihara Kegagalan!

Gubernur Harum mengingatkan keras para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera buang kebiasaan buruk menganggap kegagalan pencapaian target sebagai hal yang lumrah atau wajar.

 Pesan Tegas Gubernur Harum: “Kalau Anda ingin prestise (wibawa), Anda harus punya prestasi! Ketika target program tak tercapai, itu namanya kegagalan. Target hasilnya sama dengan rencana, itu sama dengan merugi.”

Ia menambahkan, jika hasil kerja di atas target, barulah itu disebut beruntung. “Nah, yang gagal dan merugi itu jangan dipelihara! Karena itu, ke depan kita harus berubah, terutama mindset kita, pola pikir kita,” serunya.

Leader Wajib Buang Rasa Takut!

Orang nomor satu Kaltim ini juga menekankan pentingnya membangun energi positif. Jika terus berpikir negatif, hasil kerja pun pasti negatif. Ia juga mengingatkan agar kerja pemerintah tidak boleh standar, karena hasilnya pasti di bawah standar.

“Kalau Anda jadi leader, buang rasa takut Anda. Karena takut, tidak akan menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Namun, ia mengingatkan agar keberanian ini tetap dalam koridor hukum. “Tapi ingat, tetap bekerja sesuai ketentuan karena BPKP, BPK, APH sudah menunggu. Sementara rakyat tidak menunggu Anda dengan banyak alasan,” pesan Harum.

Sekda Warning: Jangan Paksakan Serapan Anggaran!

Menutup sesi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni, turut memberikan warning keras. Ia mengingatkan OPD agar tidak asal melakukan kegiatan demi mengejar target serapan anggaran akhir tahun.

“Jangan paksakan belanja yang tidak bisa dilakukan, karena itu akan jadi temuan. Pastikan belanja tepat waktu, berkualitas, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Sekda Sri Wahyuni.

Gubernur Harum berharap, penghujung tahun ini menjadi momen refleksi untuk pengawasan ketat dan penggalian potensi pendapatan (termasuk Perusda) agar tidak terjadi kebocoran di tahun 2026. (ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *