Siap-Siap Mudik 2026! Pemerintah Bakal Tebar Diskon Tiket Pesawat Hingga Tarif Tol
Jakarta, nusaetamnews.com : Buat kamu yang sudah mulai menghitung hari menuju Lebaran 2026, ada kabar gembira nih! Pemerintah dipastikan bakal kembali menggelar program diskon besar-besaran untuk berbagai moda transportasi dan tarif jalan tol biar mobilitas mudik tahun ini makin lancar dan nggak bikin kantong jebol.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, membocorkan kalau paket diskon ini mencakup pesawat, kereta api, kapal laut, bus, sampai potongan harga di gerbang tol.
Belajar dari Kesuksesan Nataru
Kebijakan ini diambil setelah melihat hasil positif pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin. Ternyata, kasih diskon itu ampuh banget buat narik minat masyarakat pulang kampung.
Cek nih performa diskon periode sebelumnya yang sukses melampaui target:
- Kereta Api (KAI): Kasih diskon 30%, sukses angkut 1,7 juta orang (112% dari target!).
- Pesawat Terbang: Lewat skema PPN ditanggung pemerintah dan diskon fuel surcharge, harga tiket turun sekitar 13-14%. Hasilnya? 3,7 juta penumpang terbang dengan nyaman.
- Kapal Laut (PELNI): Diskon 20% berhasil dimanfaatkan oleh lebih dari 406 ribu penumpang.
- Penyeberangan (ASDP): Diskon jasa pelabuhan sukses bantu mobilitas ratusan ribu kendaraan.
Nggak Cuma Tiket, Ada Bansos “MinyaKita” Juga
Selain urusan transportasi, pemerintah juga fokus jaga stabilitas perut masyarakat menjelang Ramadhan. Airlangga menyebutkan kalau stok bantuan sosial (bansos) berupa beras dan MinyaKita lagi disiapkan buat dibagikan.
Targetnya jelas: menjaga inflasi tetap aman dan memastikan harga bahan pokok nggak “terbang” saat permintaan lagi tinggi-tingginya.
“Beberapa program sudah dipersiapkan, termasuk diskon transportasi dan bansos beras serta MinyaKita. Kita akan rapat koordinasi inflasi lagi di bulan Juni nanti,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (29/1).
Antisipasi Lonjakan Mudik
Langkah gercep ini sengaja dilakukan lebih awal untuk mengantisipasi booming pergerakan masyarakat. Dengan adanya insentif tiket dan tarif tol, diharapkan arus mudik nggak menumpuk di satu waktu dan ekonomi di daerah tujuan mudik juga ikut berputar lebih kencang. (ant/one)