Subscribe

Siap-Siap Gerah! BMKG Prediksi Kemarau 2026 Bakal Lebih Panjang dan “Kering Kerontang”

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com :  Buat kamu yang berharap cuaca adem, sepertinya harus sedia sunscreen lebih banyak tahun ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis peringatan kalau musim kemarau 2026 bakal datang lebih awal, durasinya lebih lama, dan suasananya jauh lebih kering dibanding tahun lalu.

Kepala BMKG, Prof. Teuku Faisal Fathani, menyebutkan fenomena ini sebagai sinyal waspada bagi seluruh masyarakat.

Datang Lebih Cepat, Pergi Lebih Lama

Tahun ini, musim kemarau nggak pakai “permisi”. Prediksinya, kemarau mulai menyapa Indonesia secara bertahap:

  • April 2026: Dimulai di 114 Zona Musim (ZOM).
  • Mei – Juni 2026: Mulai meluas ke wilayah lainnya.

“Tahun 2026 itu relatif lebih kering daripada tahun 2025. Datangnya lebih maju dan durasinya juga lebih panjang,” ujar Prof. Faisal di Kantor BMKG Jakarta, Rabu (4/3).

451 Wilayah Masuk “Zona Merah” Kekeringan

Data dari Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, menunjukkan angka yang cukup bikin waswas. Sebanyak 451 zona musim diprediksi bakal mengalami kemarau di bawah normal alias lebih kering dari biasanya. Hanya 245 zona yang diprediksi punya cuaca kemarau normal.

Check List Wilayah yang Bakal Paling Kering:

Berikut adalah deretan wilayah yang diprediksi bakal “haus” banget tahun ini:

  1. Sumatera: Aceh, Sumut, Riau, Kepri, Sumbar, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu, hingga Lampung.
  2. Jawa & Bali: Sebagian besar Pulau Jawa, Bali, dan NTB.
  3. Kalimantan: Kalbar, Kalteng, Kalsel, dan Kaltim.
  4. Sulawesi: Mulai dari Sulsel, Sulteng, Sultra, hingga Gorontalo.
  5. Indonesia Timur: Maluku, Malut, hingga hampir seluruh wilayah di Tanah Papua.

Kenapa Kita Harus Peduli?

Kondisi kemarau yang “ekstra kering” ini nggak cuma soal gerah, tapi juga tantangan besar buat sektor pertanian (bisa bikin harga pangan naik!), stok air bersih, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk mulai hemat air dan waspada terhadap potensi kekeringan sejak dini. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *