Subscribe

Sepinggan Balikpapan ‘Gaspol’ Persiapan Mudik Lebaran 2026: Targetkan 330 Ribu Penumpang

2 minutes read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Bandara Sepinggan Balikpapan resmi masuk ke mode siaga menjelang libur Lebaran 2026. Menghadapi potensi lonjakan penumpang yang masif, PT Angkasa Pura Indonesia mulai melakukan penguatan dari sisi keamanan, navigasi, hingga layanan fasilitas terminal secara menyeluruh.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menegaskan bahwa peningkatan volume penerbangan di periode Idulfitri kali ini membutuhkan antisipasi yang terukur dan presisi.

Lonjakan Penumpang & Efek IKN

Berdasarkan data tren dua tahun terakhir, Bandara Sepinggan memprediksi pergerakan penumpang harian akan menyentuh angka 20.000 hingga 22.000 orang. Secara akumulatif, total pergerakan selama periode mudik 2026 diperkirakan menembus 330.000 penumpang.

“Koordinasi lintas stakeholder adalah kunci. Peningkatan pergerakan penumpang akibat mobilitas pekerja di Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut langkah antisipatif yang solid,” ujar Iwan dalam keterangannya baru-baru ini.

Terminal B Kembali ‘Wake Up’

Ada strategi khusus dalam manajemen fasilitas tahun ini. Angkasa Pura memutuskan untuk mengaktifkan kembali Area Terminal B di anjungan keberangkatan untuk proses check-in dan bagasi. Sebagai catatan, area ini sempat “tidur” atau ditutup total sejak pandemi COVID-19 melanda.

Fokus persiapan teknis lainnya meliputi:

  • Manajemen Slot Time: Pengaturan jadwal take-off dan landing agar tidak terjadi penumpukan pesawat.
  • Crowd Control: Pengendalian antrean di area check-in dan penanganan bagasi yang lebih responsif.
  • Weather Alert: Kerja sama ketat dengan BMKG untuk mitigasi cuaca ekstrem.

Sinergi Keamanan Berlapis

Untuk memastikan keamanan tetap terjaga tanpa mengabaikan hospitality, Bandara Sepinggan menggandeng koalisi lintas instansi, mulai dari TNI/Polri, BIN, Basarnas, hingga unsur CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine).

Iwan menekankan bahwa meskipun keamanan adalah “harga mati,” kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Dengan seluruh persiapan yang matang, Bandara Sepinggan optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 di gerbang udara Kalimantan Timur ini akan berjalan efisien dan aman. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *