Selesaikan Miskomunikasi, Pemprov Kaltim dan ITK Pastikan Program Gratispol Tetap Berlanjut
SAMARINDA, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) resmi mencapai kesepakatan untuk menyelaraskan pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan. Langkah ini diambil guna memastikan program peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut tetap berjalan selaras tanpa kendala administratif.
Dalam keterangan resminya, kedua belah pihak menegaskan bahwa tidak ada permasalahan prinsipil antara Pemprov Kaltim dan ITK, terutama terkait mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi. Klarifikasi ini menepis berbagai isu yang sempat beredar di publik.
Penyelesaian Masalah Administratif
Pertemuan tersebut mengungkap bahwa hambatan yang sempat terjadi merupakan dampak dari miskomunikasi administratif yang kini telah diselesaikan melalui jalur resmi. Pihak Pemprov dan ITK telah menyepakati solusi serta langkah tindak lanjut bagi mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir dalam program.
- Wewenang Tindak Lanjut: Proses penyelesaian bagi mahasiswa bersangkutan akan ditangani sepenuhnya oleh Pemprov Kaltim dan ITK sesuai dengan ketentuan akademik serta mekanisme internal kampus.
- Jaminan Keberlanjutan: Pemprov Kaltim dan ITK berkomitmen menjamin seluruh mahasiswa program studi magister manajemen teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka melalui Program Gratispol Pendidikan.
Komitmen Mutu SDM
Pemprov Kaltim turut memberikan apresiasi atas kerja sama konstruktif yang ditunjukkan pihak ITK dalam menjaga sinergi antara dunia pendidikan dan kebijakan pembangunan daerah. Kedua institusi bertekad untuk terus memperkuat kolaborasi demi melahirkan sumber daya manusia Kalimantan Timur yang berdaya saing tinggi dan berintegritas.
Kesepakatan ini menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan di Kalimantan Timur, sekaligus memastikan bahwa akses pendidikan tinggi melalui dukungan pemerintah tetap menjadi prioritas utama bagi pembangunan daerah ke depan. (one)