Subscribe

Sakti! Strategi ‘4K’ Sukses Jinakkan Inflasi Kaltim di Tengah Gempuran 3 Hari Besar

2 minutes read

Samarinda, nusaaetamnews.com : Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membuktikan ketangguhannya dalam menjaga stabilitas ekonomi. Meski digempur tiga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) sekaligus pada Maret 2026—Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri—laju inflasi di Bumi Etam tetap terkendali berkat strategi “4K”.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Jajang Hermawan, menyebutkan bahwa kombinasi Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif terbukti ampuh menahan gejolak harga di pasar.

“Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim dengan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci. Kita pastikan harga tetap masuk akal dan stok pangan aman lewat aksi nyata di lapangan,” ujar Jajang di Samarinda, Jumat (3/4/2026).

Gempuran Operasi Pasar: 83 Titik dalam Sebulan

Demi menjaga isi dompet masyarakat, TPID Kaltim tancap gas menggelar 83 kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar sepanjang Maret. Berikut adalah sebaran “serangan balik” inflasi di wilayah Kaltim:

  • Kota Samarinda: 33 kali (Paling masif)
  • Kab. Kutai Kartanegara: 16 kali
  • Kab. Kutai Barat: 14 kali
  • Kota Bontang: 8 kali
  • Kab. Mahakam Ulu: 6 kali
  • Kab. Berau: 6 kali

Data Bicara: Kaltim Lebih “Dingin” dari Nasional

Meskipun secara bulanan (month-to-month) inflasi Maret 2026 tercatat 0,72%—naik tipis dibanding Februari (0,60%)—namun secara tahunan, Kaltim mencatatkan rapor yang lebih baik dari rata-rata pusat.

Indikator Inflasi Capaian Kaltim Nasional
Tahunan (yoy) 3,31% 3,48%
Tahun Berjalan (ytd) 1,37%

Pemicu Utama: Perut dan Tiket Pesawat

Kenaikan harga kali ini memang tidak terelakkan karena lonjakan permintaan pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menyumbang inflasi 1,74% (mtm). Selain urusan perut, sektor transportasi ikut “memanas” dengan andil 0,88% (mtm).

“Okupansi penerbangan sangat tinggi, bahkan extra flight langsung ludes diserbu warga yang mudik atau libur hari besar,” tambah Jajang yang juga menjabat Wakil Ketua II TPID Kaltim.

Langkah Mitigasi Selanjutnya

Ke depan, BI dan TPID berkomitmen untuk tidak lengah. Konsistensi strategi 4K akan terus diperkuat dengan mitigasi dini guna memastikan daya beli masyarakat tidak tergerus, sehingga roda ekonomi daerah tetap melaju kencang tanpa hambatan harga. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *