Subscribe

Ringankan Beban Orang Tua, 63 Ribu Siswa SMA/SMK di Kaltim Resmi Terima Seragam Gratis!

2 minutes read

SAMARINDA – Awal tahun 2026 menjadi momen spesial bagi puluhan ribu pelajar di Kalimantan Timur. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim mengumumkan bahwa penyaluran 63.718 paket seragam sekolah gratis telah tuntas 100 persen dan sudah sampai ke tangan para siswa.

Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, memastikan bantuan ini menjangkau seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, tanpa terkecuali.

“Paket seragam ini sudah kami salurkan secara merata. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk hadir langsung mendukung pendidikan anak-anak kita,” ujar Rahmat di Samarinda, Kamis (8/1/2026).

Paket Lengkap ‘Head-to-Toe’

Bantuan ini bukan cuma sekadar baju sekolah biasa. Para siswa menerima paket pendidikan lengkap yang terdiri dari:

  • Kemeja & Celana/Rok
  • Sepatu & Tas Sekolah
  • Jilbab (khusus bagi siswi yang mengenakan)

Program prioritas ini menyasar 558 satuan pendidikan di seluruh Kaltim, mulai dari jenjang SMA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) dari tingkat dasar sampai menengah atas.

Tembus Medan Sulit dengan Metode ‘Jemput Bola’

Penyaluran puluhan ribu paket ini bukan tanpa tantangan. Akses transportasi ke wilayah pedalaman dan terpencil di Kaltim sering kali menghambat distribusi. Namun, tim di lapangan menyiasatinya dengan metode jemput bola.

“Tantangan geografis memang nyata, tapi tim tetap bergerak maksimal demi mengejar target agar seragam sudah bisa dipakai saat sekolah mulai aktif kembali pada 5-6 Januari kemarin,” tambah Rahmat.

Fokus Kesetaraan & Bantu Dompet Orang Tua

Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi para wali murid. Dengan adanya seragam dan perlengkapan sekolah gratis, beban biaya pendidikan di awal tahun ajaran bisa berkurang signifikan.

Selain itu, Pemprov Kaltim ingin menjamin kesetaraan. Gak ada lagi perbedaan fasilitas antar pelajar; semua punya kesempatan yang sama untuk tampil rapi dan percaya diri di sekolah.

“Setelah tahun lalu menjadi masa transisi, distribusi tahun ini terbukti jauh lebih cepat dan sistematis. Kita ingin standar fasilitas pelajar di seluruh pelosok Kaltim itu merata,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *