Subscribe

Reputasi Digital Kunci Datangkan Investor Raksasa!

2 minutes read

SAMARINDA (nusaetamnews.com) : Investasi masuk? Itu bukan cuma soal infrastruktur! Menurut Pakar Komunikasi Publik Universitas Mulawarman (Unmul), Silviana Purwanti, kunci utama menarik investor raksasa adalah reputasi daerah yang dibangun dengan strategi komunikasi digital yang tepat sasaran.

“Kepercayaan adalah modal terbesar dalam investasi. Investor akan datang jika kita siap, bukan cuma SDM tapi juga data,” tegas Silviana di Samarinda, Kamis.

Tiga Pilar Wajib Pemerintah

Silviana menjabarkan tiga poin fundamental yang harus dipegang teguh Pemda Kaltim untuk pelayanan publik dan investasi:

  1. Membangun Kepercayaan
  2. Menjaga Transparansi
  3. Memperkuat Narasi Pemerintah

Bandara dan Storytelling: Etalase Nggak Mati!

Meskipun media sosial (Medsos) dianggap paling efektif untuk promosi saat ini, Silviana mengingatkan bahwa bandara tetap jadi lokasi strategis untuk branding.

“Bandara itu etalase fisik yang sampai hari ini masih sangat efektif untuk memberikan impresi awal kepada para pendatang maupun pemodal.”

Jurus Storytelling: Pesan harus disampaikan dengan metode storytelling yang memuat unsur 5W 1H (What, Who, Where, When, Why, How). Cerita yang kuat dan berbasis data akan memikat investor. “Kalau kita tidak bisa bercerita tentang apa yang mau kita jual, bagaimana orang mau mengambil peluang?” tambahnya.

Reputasi positif ini, yang tercipta dari kolaborasi data valid dan komunikasi humanis, disebutnya sebagai daya tarik super di tengah ketatnya persaingan global.

Kaltim On Fire: Investasi Tembus Rp23 Triliun!

Data Bank Indonesia (BI) Kaltim menguatkan pentingnya daya tarik ini.

  • Realisasi Investasi (hingga Triwulan II 2025): Mencapai Rp23,36 triliun, setara 54,44% dari target tahunan! Angka ini naik drastis 29,38% dibanding tahun sebelumnya.
  • Pertumbuhan Ekonomi: Kaltim tumbuh 4,69% (yoy) di Triwulan II 2025, naik dari 4,08% di triwulan sebelumnya.
  • Pendorong Utama: Sektor industri pengolahan naik 15,12% (yoy), didorong aktivitas kawasan industri dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus).

Struktur ekonomi Kaltim saat ini masih didominasi sektor pertambangan (34,11%) dan industri pengolahan (20,33%).

Intinya: Kesiapan data komprehensif dan storytelling yang nyentuh hati adalah combo maut untuk mengubah potensi besar Kaltim menjadi realisasi investasi. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *