Subscribe

Razia Truk “Obesitas”: Polda Kaltim Amankan Data 3.000+ Kendaraan ODOL, Siap-Siap Zero ODOL 2027!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kamu sering merasa ngeri kalau ada truk berukuran jumbo yang muatannya sampai luber di jalanan Kaltim? Kamu nggak sendirian. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim baru saja merilis data mengejutkan: ada 3.072 unit kendaraan yang terindikasi melanggar aturan dimensi (over dimension) dan muatan berlebih (overload) alias ODOL.

Ribuan truk “obesitas” ini terjaring pantauan polisi sejak pertengahan 2025 hingga awal Februari 2026. Mulai dari truk logistik di jalur Balikpapan-Samarinda, hingga armada perusahaan di Berau dan Kutai Barat, semuanya masuk radar petugas.

Masih Tahap “Teguran Halus”

Meski jumlahnya ribuan, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, AKBP Bangun Isworo, menyebut kalau polisi saat ini masih menggunakan pendekatan humanis. Artinya, belum ada tilang, tapi sudah dikasih surat teguran tertulis.

“Pendataan ini jadi basis data penting buat kita memetakan seberapa masif truk ODOL sebelum penegakan hukum penuh atau Zero ODOL berlaku di tahun 2027 nanti,” jelas Bangun, Kamis (5/2/2026).

Kenapa Harus Ditertibkan?

Bukan cuma soal bikin jalan cepat rusak, truk ODOL adalah “bom waktu” di jalan raya. Modifikasi ilegal pada dimensi truk sering banget jadi biang kerok kegagalan fungsi rem (rem blong) yang memicu kecelakaan fatal.

Polisi di tingkat Polres dan Polresta kini wajib setor laporan tiap hari buat memantau pergerakan truk-truk ini. Kabar baiknya, tren pelanggaran mulai menunjukkan tanda-tangan penurunan, meskipun belum drastis.

Peringatan Buat Pemilik Armada

Buat para pengusaha angkutan, data 3.072 kendaraan ini sudah ada di kantong polisi. Ini adalah peringatan keras buat segera menormalkan spesifikasi kendaraan sebelum tindakan tegas diambil.

“Upaya ini membuktikan kesiapan kepolisian daerah dalam mendukung kebijakan nasional demi keselamatan publik yang lebih baik,” tambah Bangun.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *