Subscribe

Rapor Merah Serapan Anggaran Kaltim 2025: Gubernur Rudy Mas’ud ‘Warning’ OPD yang Belum Gaspol!

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com : Menjelang deadline tutup tahun 2025, Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, blak-blakan mengenai rapor kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Meski progresnya terbilang aman, Rudy menilai performa belanja Pemprov Kaltim belum masuk kategori “istimewa”.

“Alhamdulillah cukup bagus, walaupun tidak bagus-bagus amat,” celetuk Rudy usai memimpin Morning Briefing di Kantor BKD Kaltim, Senin (22/12).

Spreading the Data: Masih Banyak yang “Merah”

Gubernur yang akrab disapa Harum ini membedah data serapan anggaran yang ternyata masih belang-belang. Dari total OPD yang ada, belum ada satu pun yang berhasil menyentuh Rapor Biru (serapan di atas 98%).

Berikut adalah breakdown performa OPD Kaltim per Desember 2025:

Kategori Rapor Tingkat Serapan Jumlah OPD
Merah Di bawah 75,99% 21 OPD
Kuning Menengah 17 OPD
Hijau Cukup Tinggi 9 OPD
Biru Di atas 98% 0 OPD

Bukan cuma soal belanja, sektor pendapatan pun masih punya “PR”. Hingga akhir Desember, realisasi pendapatan daerah baru menyentuh angka 90 persen. “Kita tunggu sampai 31 Desember. Mudah-mudahan ada perbaikan yang signifikan,” tambah Rudy optimis.

Kenapa Serapan Melambat? Ini “Biang Keroknya”

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Sekda Sri Wahyuni dan Wagub Seno Aji (via virtual) tersebut, terungkap beberapa faktor teknis yang membuat arus kas daerah agak tersendat:

  1. Kursi Pejabat Masih Kosong: Masih banyaknya jabatan kosong di level eselon II, III, dan IV berdampak sistemik pada tertundanya pembayaran Tunjangan Kinerja (TPP) dan belanja pegawai.
  2. Melesetnya Estimasi Gaji PPPK: Anggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah siap sejak awal tahun. Namun, karena proses pengangkatan baru clear di bulan Mei dan Oktober, dana tersebut tidak terserap penuh dan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Deadliners Sejati?

Sudah menjadi rahasia umum jika banyak OPD baru “tancap gas” di detik-detik terakhir. Namun, Gubernur Rudy berharap tahun ini ada lonjakan serapan yang berkualitas agar program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat sebelum kalender berganti ke 2026. (ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *