Prabowo “Spill” Pihak Pengganggu RI: “We Are Not Stupid, Kita Tahu Siapa yang Biayai!”
Jakarta, nusaetamnews.com : Presiden Prabowo Subianto baru saja meluapkan kegeramannya terhadap kelompok-kelompok yang dinilai hobi “mengecilkan” bangsa sendiri. Di hadapan para pejabat negara dan petinggi Polri, Jumat (13/2), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sudah tahu persis siapa saja aktor di balik gerakan yang mencoba menurunkan moril bangsa.
Presiden mencium adanya upaya sistematis untuk menjelek-jelekkan pencapaian Indonesia, tepat di saat RI sedang berada di ambang kebangkitan ekonomi.
“Please, Indonesians Are Not Stupid!”
Dengan nada tegas, Presiden mengirimkan pesan menohok bagi kekuatan yang mencoba menghalangi kemajuan Indonesia. Ia menyebut kelompok ini merasa terancam jika Indonesia menjadi negara kuat dan sejahtera.
“We are not stupid! Kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia. Mereka takut kita kuat,” ujar Prabowo dengan gaya bicaranya yang khas.
Sentilan Pedas untuk Ahli Ekonomi “Pesimis”
Tak hanya aktor luar, Prabowo juga “menyentil” para pengamat atau ahli ekonomi yang kerjaannya hanya memberi komentar negatif tanpa melihat data prestasi di lapangan. Beliau membandingkan mereka seperti penonton bola yang bukannya mendukung timnas, malah terus-menerus menghujat.
Beberapa rapor hijau yang disoroti Presiden antara lain:
- Swasembada Pangan: Sukses swasembada beras dan segera menyusul pada komoditas jagung.
- Penerimaan Pajak: Mencatatkan kenaikan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
- Konsumsi Rumah Tangga: Tetap kokoh dan menjadi salah satu yang tertinggi.
Rapor Biru BUMN: Laba Naik 4 Kali Lipat!
Prabowo membuktikan ucapannya lewat angka. Ia mengungkapkan bahwa berkat manajemen yang bersih dan kepemimpinan yang berintegritas, hasil BUMN melonjak drastis hanya dalam satu tahun pemerintahan.
Performa Laba BUMN:
- Tahun 2024: Rp89 Triliun
- Tahun 2025 (Estimasi/Berjalan): Naik 4 kali lipat dari angka sebelumnya.
“Hanya dengan manajemen yang baik, hanya dengan semangat tidak mau mencuri dari rakyat, kita bisa buktikan ini,” tegasnya.
Warning Keras: Jangan Coba-Coba ‘Main’ dengan Uang Rakyat
Menutup pernyataannya, Presiden memberikan ultimatum terakhir bagi seluruh pengelola lembaga negara dan pimpinan BUMN. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan ragu menggunakan seluruh kekuatannya untuk menindak siapapun yang masih nekat melakukan praktik korupsi atau merugikan rakyat.
“Jagalah kehormatan. Kalau kau meneruskan praktik merugikan bangsa, pemerintah akan bertindak tanpa pandang bulu!” pungkas Presiden. (ant/one)