Subscribe

PPU Genjot Penataan Wilayah, Amankan ‘Status’ sebagai Mitra Strategis IKN

2 minutes read

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini tengah tancap gas melakukan koordinasi intensif dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini diambil guna memastikan posisi PPU tetap solid sebagai daerah asal sekaligus penyangga utama ibu kota baru Indonesia tersebut.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda PPU, Nicko Herlambang, menegaskan bahwa penataan wilayah menjadi prioritas utama pasca beralihnya Kecamatan Sepaku ke dalam otoritas IKN.

Fokus Utama: Beresin “Pekerjaan Rumah” Batas Wilayah

Salah satu isu krusial yang sedang dikebut adalah penyelesaian tapak batas desa dan kelurahan. PPU menyadari bahwa kejelasan administrasi adalah kunci sebelum melakukan pemekaran kecamatan maupun integrasi kawasan dengan IKN.

“Batas wilayah itu krusial. Kita tidak ingin ada persoalan jangka panjang dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan hanya karena masalah administrasi yang belum tuntas,” ujar Nicko, Jumat (27/3).

PPU Bukan Sekadar Tetangga

Kabupaten yang akrab dengan sebutan Benuo Taka ini memposisikan diri dalam tiga peran strategis:

  1. Mitra Utama: Pendukung pengembangan kawasan penyangga.
  2. Hub Konektivitas: Pusat infrastruktur penghubung ke IKN.
  3. Backbone Ekonomi: Penyedia dukungan sosial dan ekonomi bagi wajah baru Indonesia.

Mengapa Penataan Wilayah PPU Begitu Penting?

Aspek Dampak Signifikan
Administrasi Menghindari sengketa lahan dan tumpang tindih kewenangan kelurahan/desa.
Pemerataan Mempermudah rencana pemekaran kecamatan baru pasca lepasnya Sepaku.
Investasi Memberikan kepastian hukum bagi investor yang ingin masuk ke daerah penyangga IKN.

Nicko menambahkan bahwa PPU siap menjadi bagian aktif dan strategis dalam mendukung IKN sebagai simbol kemajuan Indonesia di masa depan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *