Subscribe

Plot Twist! RI Bakal Fokus Pakai Motor Listrik, Motor BBM “Dibuang” ke Luar Negeri

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Pemerintah Indonesia mulai pasang strategi besar buat industri otomotif roda dua. Skemanya jelas: pasar domestik bakal dipacu pakai Motor Listrik (Molis), sementara motor berbasis BBM (konvensional) tetap diproduksi tapi fokusnya buat dikirim ke pasar ekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa regulasi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik ini sedang dimatangkan. Targetnya, semua motor baru yang beredar di Indonesia ke depannya harus berbasis listrik.

Ekspor Motor BBM ke Afrika & Amerika Selatan

Tenang, pabrik motor konvensional nggak bakal ditutup. Pemerintah justru mengarahkan motor-motor bensin hasil rakitan anak bangsa untuk menguasai pasar internasional, terutama di kawasan nontradisional.

  • Target Ekspor: Negara-negara di Afrika, Timur Tengah (Middle East), hingga Amerika Selatan.
  • Tujuannya: Menjaga roda industri tetap berputar sekaligus memperluas jangkauan pasar global Indonesia.

Adaptasi Teknologi: Belajar dari China

Menperin menyebut Indonesia nggak punya pilihan lain selain convert ke listrik demi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Beliau bahkan mencontohkan China yang sudah sukses besar melakukan transisi total ke motor listrik.

“Pabrik-pabrik kita harus mulai siapkan kapasitas produksi motor listrik. Roadmap-nya sedang kita bikin supaya ke depan, semua motor yang dipakai konsumen di Indonesia berbasis listrik,” ujar Agus, Kamis (09/04/2026).

Apa Kabar Insentif?

Buat kamu yang nungguin harga molis makin murah, ada kabar soal tambahan insentif. Menperin mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait hal ini.

  • Status: Masih dalam tahap pembahasan.
  • Target: Menentukan besaran insentif yang paling pas biar makin banyak warga yang mau beralih ke molis.

Kenapa Ini Penting?

  1. Bye-bye Fosil: Mengurangi polusi dan ketergantungan pada BBM.
  2. Modernisasi Industri: Memaksa produsen lokal untuk upgrade teknologi ke elektrifikasi.
  3. Peluang Cuan: RI tetap jadi pemain utama ekspor motor dunia melalui jalur motor konvensional di negara berkembang lainnya.

Era motor listrik di tanah air sudah bukan lagi sekadar tren, tapi bakal jadi kewajiban. Siap-siap ganti tunggangan, guys! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *