Subscribe

Plot Twist! Menkeu Purbaya Mau “Culik” PNM dari BRI, Siap Tukar Guling Sama Geo Dipa?

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Ada kabar mengejutkan dari ruang rapat DPR RI. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, lagi punya rencana besar yang bisa dibilang cukup bold. Beliau pengen menarik PT Permodalan Nasional Madani (PNM)—yang sekarang statusnya adalah anak usaha BRI—biar balik lagi ke pelukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam Rapat Kerja bareng Komisi XI DPR RI, Rabu (4/2), Purbaya blak-blakan bilang kalau dia lagi negosiasi sama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buat mewujudkan ambisinya ini.

“Daripada Hasilnya Nggak Jelas”

Alasannya simpel tapi nancep: efisiensi. Selama ini, Kemenkeu menggelontorkan subsidi bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang nggak main-main, sampai Rp40 triliun per tahun. Purbaya merasa kalau PNM langsung di bawah Kemenkeu, penyaluran subsidi ini bakal lebih tepat sasaran.

“Daripada saya tugaskan ke BRI dan hasilnya kadang nggak jelas, lebih baik saya ambil alih dan saya langsung yang tanggung jawab,” tegas Purbaya.

Kenapa Harus PNM?

Purbaya menilai PNM itu diamond in the rough. Mereka sudah punya “pasukan” (SDM) yang jago banget soal pendampingan nasabah mikro di lapangan. Daripada repot-repot bikin lembaga baru atau special mission vehicle (SMV) yang makan waktu dan biaya, mending ambil yang sudah jadi dan terbukti perform.

Strategi “Tukar Tambah” Aset

Tapi, masalahnya PNM sekarang sudah di bawah payung Danantara. Nah, di sinilah letak serunya. Purbaya nggak cuma minta gratisan, tapi beliau sudah nyiapin tawaran “tukar guling” alias barter aset.

Aset yang siap dilepas Kemenkeu adalah PT Geo Dipa Energi, perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang energi panas bumi (geothermal).

  • Status saat ini: Masih tahap diskusi dan hitung-hitungan.
  • Target: Menjadikan PNM sebagai penyalur KUR utama yang murni menjalankan program pemerintah tanpa “bias” kepentingan komersial perbankan.

Rencana ini jelas bakal jadi game changer buat peta industri keuangan dan pemberdayaan UMKM di Indonesia. Kita tunggu saja, apakah Danantara bakal setuju menukar “pahlawan mikro” mereka dengan “raksasa energi hijau”. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *