Perpustakaan Rasa Cafe: DPK Kaltim Hadirkan Zona Rebahan & Kopi Gratis buat “Book-Lovers”
SAMARINDA, nusaetamnews.com : Siapa bilang perpustakaan identik dengan suasana kaku dan ngebosenin? Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur baru saja melakukan glow-up besar-besaran untuk manjain para pengunjungnya. Gak tanggung-tanggung, sekarang kamu bisa baca buku sambil rebahan santuy plus dapet kopi gratis!
Kepala Bidang Layanan, Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan DPK Kaltim, Sri Rezeki Marietha, menjelaskan bahwa transformasi ini adalah upaya mereka buat bikin literasi jadi gaya hidup yang lebih modern.
1. Zona Rebahan yang “Homey” Banget
Lupakan kursi kayu yang bikin punggung pegal. Di lantai tiga gedung DPK Kaltim, sekarang tersedia zona lesehan. Buat kamu yang hobi baca buku dengan posisi cozy atau bahkan sambil rebahan, area ini bakal jadi spot favorit baru.
2. Ada “Drink Station” Biar Gak Haus Pas Fokus
Nggak perlu repot keluar gedung kalau haus. DPK Kaltim menyediakan drink station yang nyediain air putih, teh, sampai kopi secara cuma-cuma.
Pro Tip: Jangan lupa bawa tumbler sendiri dari rumah ya! Selain lebih ramah lingkungan, kamu bisa bebas refill minuman favoritmu sambil lanjut maraton baca.
3. Fasilitas Lengkap: AC Dingin & Banyak Colokan
Sering kegerahan pas lagi serius riset? Tenang, pihak perpustakaan sudah menambah unit AC dari lantai dua hingga tiga. Dijamin adem! Plus, buat kamu yang butuh ngerjain tugas atau diskusi online, tersedia banyak stopkontak untuk charging laptop atau HP.
Tetap Ada Aturannya, Ya!
Meskipun suasananya makin santai, Sri Rezeki tetap mengingatkan soal attitude dan kebersihan:
- No Heavy Meals: Makanan berat dilarang keras masuk ke area koleksi buku biar aset perpustakaan nggak rusak dan tetap bersih.
- Snack Only: Camilan ringan cuma boleh dinikmati di area khusus drink station.
Bukan Cuma Fasilitas, Koleksi Juga Update
Biar nggak cuma menang di tempat, DPK Kaltim berkomitmen untuk terus menambah koleksi buku fisik terbaru setiap tahunnya. Strategi ini dilakukan biar perpustakaan jadi destinasi hangout yang produktif sekaligus meningkatkan minat baca warga Kaltim.
“Strategi pengembangan ini kami lakukan demi menjadikan perpustakaan sebagai destinasi favorit warga Kalimantan Timur,” tutup Sri Rezeki. (ant/one)