Peringkat 1 Nasional! Kaltim Targetkan Zero Drop Out di 2027 Lewat “Gratispol”
Samarinda, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur (Kaltim) makin serius membuktikan diri sebagai pusat keunggulan SDM. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim resmi memasang target ambisius: di tahun 2027, tidak boleh ada lagi anak putus sekolah alias tertangani 100 persen!
Saat ini, “Benua Etam” sudah mencatatkan prestasi gokil dengan meraih peringkat pertama nasional untuk Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang pendidikan menengah yang menyentuh angka 99,59 persen. Angka ini sukses mengasapi Provinsi DIY dan Aceh, serta jauh melampaui rata-rata nasional di angka 89,53 persen.
Rahasia Dapur: Program “Gratispol” & Fleksibilitas
Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengungkapkan bahwa kesuksesan ini adalah hasil kerja keras guru, orang tua, dan program andalan pemerintah daerah bertajuk “Gratispol Pendidikan”.
Biar target 100 persen tercapai, Armin meminta sekolah untuk gak kaku soal aturan kehadiran fisik.
- Sekolah dari Rumah: Anak-anak yang punya kendala ekonomi atau jarak boleh belajar dari rumah dengan monitor akademik yang tetap ketat.
- Tugas Berkala: Siswa yang berhalangan hadir rutin tetap difasilitasi buat ambil tugas seminggu atau sebulan sekali.
- Full Digital: Materi pelajaran dikirim lewat aplikasi pesan instan, dan tugas bisa dikumpulkan dalam format video, suara, atau tulisan digital.
Bukti Nyata: Sukses Meski di Jepang
Metode “belajar tanpa batas” ini bukan sekadar teori. Armin mencontohkan siswa SMAN 10 Samarinda yang sukses tembus perguruan tinggi bergengsi meski sempat menjalani pertukaran pelajar ke Jepang selama sembilan bulan. Ini membuktikan kalau sistem pendidikan mandiri efektif banget buat melatih disiplin dan tanggung jawab siswa.
“Metode ini melatih kedisiplinan sekaligus tanggung jawab peserta didik terhadap masa depannya sendiri,” ujar Armin, Minggu (12/04/2026).
Fokus Selanjutnya: Kualitas, Bukan Cuma Kuantitas
Setelah sukses memperluas akses (kuantitas), ke depan Pemprov Kaltim bakal menggeser fokus ke peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.
Poin Kunci Menuju Indonesia Emas 2045:
- Pemerataan Akses: Pastikan semua anak punya kursi di sekolah.
- Transformasi Digital: Manfaatkan teknologi untuk hapus batasan ruang kelas.
- SDM Global: Menciptakan generasi Kaltim yang kompetitif dan berdaya saing di kancah internasional.
Dengan komitmen ini, Kaltim siap jadi fondasi utama buat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Kaltim benar-benar menyala! (ant/one)