Peran Kunci Obat Antiretroviral (ARV) Tangkal Infeksi HIV
Nusaetamnews.com : ARV adalah kombinasi obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV. Obat ini tidak menyembuhkan HIV, tetapi secara fundamental mengubah perjalanan infeksi.
1. Menekan Perkembangan Virus (Meningkatkan Kualitas Hidup)
- Mekanisme: ARV bekerja dengan menghentikan atau memperlambat kemampuan HIV untuk mereplikasi diri di dalam tubuh (sel CD4).
- Dampak: Dengan menekan jumlah virus (Viral Load), sistem kekebalan tubuh (sel CD4) dapat pulih atau setidaknya tidak terus dihancurkan, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia pasien (Orang Dengan HIV/AIDS – ODHA).
2. Kunci Memutus Mata Rantai Penularan (Konsep U=U)
Ini adalah peran ARV yang paling penting dalam konteks pencegahan dan penularan:
- Menurunkan Viral Load hingga Tak Terdeteksi: Jika ODHA mengonsumsi ARV secara teratur dan disiplin sesuai anjuran dokter, jumlah virus dalam darah mereka dapat ditekan hingga ke level yang tidak terdeteksi (kurang dari 50 kopi per mililiter darah).
- Konsep U=U (Undetectable = Untransmittable): Ketika viral load sudah mencapai status tidak terdeteksi (U), virus tersebut tidak dapat ditularkan (Untransmittable/U) kepada pasangan seksual, bahkan tanpa penggunaan kondom (meskipun kondom tetap disarankan untuk pencegahan Infeksi Menular Seksual lainnya).
- Pencegahan Penularan Ibu ke Anak (PPIA): ARV sangat efektif diberikan kepada ibu hamil ODHA. Jika ibu mengonsumsi ARV secara teratur selama kehamilan, persalinan, dan menyusui, risiko penularan HIV dari ibu ke bayi dapat ditekan hingga di bawah 2%.
🛡️ Program dan Implementasi di Kaltim
Pemerintah Kaltim melalui Dinas Kesehatan menjamin akses penuh terhadap ARV bagi semua pasien HIV yang terdeteksi.
- Skrining Masif: Penemuan 1.018 kasus di 2025 menunjukkan bahwa skrining yang gencar bertujuan agar pasien segera mendapatkan ARV. Semakin cepat memulai pengobatan, semakin cepat viral load turun, dan semakin cepat risiko penularan hilang.
- Kepatuhan Obat: Tantangan terbesar adalah memastikan kepatuhan ODHA dalam mengonsumsi ARV setiap hari seumur hidup. Dinkes Kaltim bekerja sama dengan layanan kesehatan dan komunitas pendamping untuk memastikan pasien disiplin, karena jeda sedikit saja dapat membuat virus resistan terhadap obat.
Dengan adanya ARV dan penerapan konsep U=U, penanganan HIV telah bergeser dari krisis medis mematikan menjadi kondisi kesehatan kronis yang dapat dikelola, sambil secara efektif mengeliminasi risiko penularan di masyarakat. (one)