Subscribe

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Tembus 80%, Balikpapan Auto Jadi Kota Investasi Favorit!

2 minutes read

BALIKPAPAN (nusaetamnews.com):  Kabar gembira datang dari Kota Minyak! Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan-perusahaan di sana yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Target minimal penyerapan tenaga kerja lokal yang diminta Pemkot adalah 70%. Tapi kenyataannya, banyak perusahaan melampaui ekspektasi!

“Awalnya saya minta minimal 70 persen. Ternyata mereka sampaikan bahwa penggunaannya sudah lebih dari 80 persen. Ini tentu kabar baik!” kata Rahmad Mas’ud di Balikpapan, Kamis.

Industri ≠ Pintu Tertutup

Capaian fantastis 80% ini membuktikan bahwa industri di Balikpapan tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga menjadi pembuka peluang ekonomi bagi warga setempat. Pemkot berkomitmen memantau agar transisi operasional perusahaan tetap sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Dua Syarat Mutlak Investor Datang

Namun, Rahmad Mas’ud kembali menekankan bahwa untuk menarik lebih banyak investor level kakap, Balikpapan harus memenuhi dua syarat utama yang tidak bisa ditawar: Keamanan dan Kenyamanan Kota.

“Para investor dan pengusaha akan datang kalau kota ini aman dan nyaman. Itu syarat utama,” ujarnya.

Rahmad berharap, pengembangan kawasan industri seperti Kawasan Industri Kariangau benar-benar menjadi backbone pertumbuhan kota, memberikan nilai tambah dari sisi pendapatan daerah dan manfaat ekonomi langsung ke masyarakat.

Ekosistem Industri Balikpapan Solid

Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkot Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menjelaskan mengapa Balikpapan jadi simpul strategis:

  • Sektor Industri Pengolahan adalah penopang utama, menyumbang lebih dari 47% terhadap PDRB kota.
  • Struktur ekonomi juga kuat di bidang jasa dan logistik.
  • Balikpapan punya kemampuan mumpuni di sektor migas, manufaktur, perkapalan, dan teknologi pendukung lainnya.

“Ini bukti bahwa Balikpapan memiliki ekosistem industri yang hidup, solid, dan terus berkembang,” papar Adwar. Komitmen Pemkot: Menjaga iklim investasi yang sehat melalui penyederhanaan perizinan, pengawasan terpadu, dan komunikasi kolaboratif antara pengusaha dan masyarakat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *