Subscribe

Pemprov Kaltim akan Bantu Air Bersih dan Penanganan Banjir Balikpapan

1 minute read

Balikpapan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan dua persoalan utama yang harus segera ditangani di Balikpapan, yakni krisis air bersih dan banjir.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji usai menjadi narasumber dalam Musrenbang Kota Balikpapan untuk penyusunan RKPD 2027.

Menurutnya, usulan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan penanganan banjir menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

“Dua program ini akan kami dorong ke tingkat provinsi untuk mendapat perhatian serius,” janji Wagub Seno Aji, Kamis 2 April 2026.

Ia memastikan, pembahasan lanjutan akan dilakukan di level Pemprov Kaltim agar dukungan anggaran dan kebijakan bisa segera diarahkan ke dua sektor tersebut.

Selain itu, isu stunting juga masuk radar prioritas. Pemprov meminta penguatan kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan balita.

Di sisi lain, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan tahun 2027 akan menjadi fase percepatan pembangunan. Setelah fokus pada penguatan fondasi di 2026, pemerintah kota menargetkan akselerasi di berbagai sektor.

Ia menyebut arah pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas hidup, penguatan ekonomi bernilai tambah, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh.

Musrenbang ini menjadi titik awal penyelarasan prioritas daerah dengan provinsi, terutama untuk memastikan persoalan mendasar seperti air bersih dan banjir tidak lagi berlarut-larut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *