Subscribe

Pembangunan Insfratruktur Harus Selaras dengan Iman dan Akhlak

2 minutes read

SAMARINDA — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda saat ribuan jemaah menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, Sabtu (7/3/2026). Momentum turunnya Al-Qur’an itu dimanfaatkan sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang membangun karakter masyarakat.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi fondasi dalam kehidupan sosial sekaligus arah dalam menjalankan pembangunan di daerah.
Menurutnya, kemajuan daerah akan terasa utuh jika pembangunan fisik berjalan beriringan dengan penguatan moral dan akhlak masyarakat.

“Pembangunan tidak cukup hanya dengan angka pertumbuhan ekonomi atau proyek fisik. Kita juga harus memastikan nilai-nilai keagamaan dan akhlak masyarakat terus terjaga,” ujarnya.

Ia menilai peringatan Nuzulul Qur’an menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk tetap menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an, kata dia, dapat menjadi pedoman dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
Rudy juga memberikan penghargaan kepada para ulama, qari dan qariah, serta para penghafal Al-Qur’an yang selama ini aktif menyebarkan syiar Islam di Kalimantan Timur.

Menurutnya, peran ulama sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan material dan pembinaan moral umat.

“Pemerintah memiliki tugas membangun kesejahteraan masyarakat, sementara para ulama membimbing umat agar tetap berada di jalan yang benar. Sinergi ini menjadi kekuatan besar bagi Kalimantan Timur,” katanya.

Ia berharap masyarakat terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dengan membaca, tetapi juga menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Zulva Musthofa. Acara juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Anggota DPR RI Sarifah Suraidah, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para kepala perangkat daerah, serta Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Irianto Lambrie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *