Pasar Segiri Membara: 44 Bangunan Ludes Terbakar dalam Drama Pemadaman 2,5 Jam
SAMARINDA – Kabar duka menyelimuti pusat perdagangan Samarinda. Sebanyak 44 bangunan di area Pasar Segiri, Kalimantan Timur, hangus dilahap si jago merah dalam insiden kebakaran hebat pada Kamis (26/3/2026) dini hari.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda harus berjibaku melawan waktu dan akses yang sulit untuk menjinakkan api yang berkobar di zona padat tersebut.
Akses Macet & Minim Air Jadi Kendala Utama
Laporan kebakaran diterima pusat komunikasi pada pukul 04.20 WITA. Meski tim tiba di lokasi hanya dalam waktu 3 menit, petugas langsung dihadapkan pada medan yang berat.
“Operasi pemadaman memakan waktu 2 jam 35 menit. Armada kami kesulitan menembus akses jalan yang dipenuhi lapak penjual, ditambah lagi sumber air yang sangat minim di lokasi,” ungkap Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH, Kamis pagi.
Pengerahan 50 Personel Inti & 14 Unit Armada
Untuk memutus rantai rambatan api, Disdamkarmat melakukan pengerahan pasukan dalam dua tahap:
- Tahap I: 9 unit mobil pemadam dan 30 personel dari tiga posko berbeda langsung diterjunkan untuk blokade awal.
- Tahap II: Tambahan armada hingga total 14 unit pemadam dan 50 personel inti dikerahkan ke titik api.
- Sektor Terdampak: Api melahap habis 20 petak kios dan 24 rumah toko (ruko).
“Sinergi dari pemadam swasta, relawan, kepolisian, hingga tim medis sangat krusial. Kerja keras tim gabungan berhasil menyelamatkan 5 bangunan besar lainnya dari jilatan api,” tambah Hendra.
Pendinginan Total & Penyelidikan Polisi
Api baru benar-benar dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 07.00 WITA. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah di kawasan perbelanjaan padat penduduk ini.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap penyebab pasti munculnya titik api pertama. (ant/one)