Subscribe

Operasi SAR Sungai Mahakam Berakhir: Korban Terakhir Ditemukan Meninggal Dunia Sejauh 14 KM

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com:  Setelah dua hari melakukan pencarian intensif, tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir dari insiden perahu tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Pendingin, Sanga-Sanga. Korban atas nama Rizky Tri Handoko (39) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (7/1/2026).

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari titik awal kejadian.

“Pada pencarian hari kedua ini, jasad korban ditemukan sekitar 14 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya perahu. Tim langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda,” jelas Mardi.

Kronologi Kejadian: Kendala Teknis Saat Pulang Kerja

Insiden memilukan ini bermula pada Senin malam (5/1/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, sebuah perahu yang membawa empat orang karyawan PT Astiku Sakti sedang dalam perjalanan pulang selepas bekerja.

Namun nahas, perahu tersebut mengalami kendala teknis di tengah sungai hingga akhirnya karam. Dari empat penumpang:

  • 3 Orang Selamat: Berhasil menyelamatkan diri saat kejadian.
  • 1 Orang Hilang: Rizky Tri Handoko, yang kemudian menjadi fokus utama pencarian tim SAR.

Tantangan Arus Deras hingga Ancaman Buaya

Perjuangan tim SAR di lapangan ternyata tidak mudah. Di hari pertama pencarian, petugas harus berhadapan dengan kondisi alam yang cukup ekstrem. Selain arus Sungai Mahakam yang sangat kuat, keberadaan binatang buas (buaya) di sekitar area penyisiran menjadi tantangan keselamatan bagi para personel.

“Metode yang kami gunakan adalah V-search dengan menyisir sepanjang hilir sungai. Syukurlah, berkat kekompakan unsur gabungan mulai dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, hingga keluarga korban, pencarian hari kedua ini membuahkan hasil,” tambah Mardi.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR di wilayah Sanga-Sanga ini resmi dinyatakan berakhir. Mardi juga menyampaikan apresiasi terdalam kepada seluruh pihak dan masyarakat yang terlibat dalam proses evakuasi ini.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keamanan dalam transportasi air, terutama bagi para pekerja yang bermobilitas di sepanjang aliran Sungai Mahakam. Rest in peace, Rizky. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *