No One Left Behind! Pemkab PPU Gencarkan Jemput Bola Adminduk untuk Lansia dan Disabilitas
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan inklusif. Melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Pemkab PPU kini makin intensif melakukan aksi “jemput bola” dokumen administrasi kependudukan (adminduk) bagi kelompok rentan.
Langkah ini diambil untuk memastikan warga yang memiliki keterbatasan fisik tetap mendapatkan hak sipil mereka tanpa harus keluar rumah.
“Layanan jemput bola bagi kelompok rentan terus kami lakukan. Kami tidak hanya menunggu di kantor, tapi aktif mendatangi warga yang memiliki keterbatasan,” tegas Kepala Dinas Dukcapil PPU, Waluyo, di Penajam, Rabu (8/4/2026).
Prioritas untuk Kelompok Rentan
Sasaran utama dari aksi door-to-door ini adalah warga yang secara fisik tidak memungkinkan untuk datang ke pusat pelayanan, di antaranya:
- Lansia: Warga lanjut usia yang kesulitan mobilisasi.
- Penyandang Disabilitas: Memberikan aksesibilitas penuh dalam pendataan.
- Warga Sakit Kronis: Memastikan mereka tetap terdata meski sedang menjalani perawatan di rumah.
Kisah dari Desa Sesulu
Salah satu aksi nyata petugas Dukcapil menyasar kediaman Ibu Hasibah di Desa Sesulu, Kecamatan Waru. Mengingat kondisinya yang lansia dan mengidap sakit kronis, petugas membawa perangkat rekam data langsung ke kamarnya.
“Petugas datang langsung ke rumah yang bersangkutan karena kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan perekaman di kantor. Ini bagian dari komitmen kami agar seluruh warga memiliki dokumen sah,” jelas Waluyo.
Kolaborasi dengan Pemerintah Desa
Waluyo juga mengimbau masyarakat untuk proaktif. Jika ada tetangga atau keluarga yang butuh layanan serupa, warga diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan setempat.
“Jangan ragu lapor ke desa atau kelurahan. Dokumen kependudukan adalah kunci utama bagi warga untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya, seperti kesehatan dan bantuan sosial,” pungkasnya.
Dengan sistem jemput bola ini, Pemkab PPU berharap target seluruh warga memiliki KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya dapat tercapai 100 persen tanpa pengecualian. (ant/one)