Subscribe

Mudik 2026 Anti-Macet: Pemerintah Usul WFA 5 Hari, Cek Tanggal Puncaknya!

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Siap-siap atur jadwal cuti! Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi baru saja membocorkan hasil simulasi puncak arus mudik Lebaran 1447 H. Prediksinya, jalanan bakal “merah” total pada Senin, 16 Maret dan Rabu, 18 Maret 2026.

Tapi tenang, ada solusi keren dari pemerintah: Kebijakan Work From Anywhere (WFA) alias kerja dari mana saja!

Strategi WFA: Kerja Sambil Mudik?

Biar jutaan kendaraan nggak numpuk di waktu yang barengan, Presiden sudah setuju dengan usulan WFA selama 5 hari. Ini jadwalnya:

  • Arus Mudik (WFA 2 Hari): 16 & 17 Maret. Jadi, kamu bisa berangkat lebih awal sambil tetap online kerja dari kampung halaman.
  • Arus Balik (WFA 3 Hari): 25, 26, & 27 Maret. Setelah cuti bersama habis, kamu nggak perlu buru-buru balik ke Jakarta.

Angka yang Fantastis!

Kenapa harus ada WFA? Karena simulasi menunjukkan pergerakan manusia di tanggal puncak itu ngeri banget:

  • Tanpa WFA: 18 Maret bisa tembus 22 juta orang di jalanan secara nasional.
  • Dengan WFA: Angka itu diharapkan turun drastis ke 15,6 juta orang. Arus lalu lintas jadi lebih “napas” dan terkendali.

Menariknya, total pemudik tahun 2026 ini diprediksi turun tipis sekitar 1,7% dibanding tahun lalu, dari 146,4 juta menjadi sekitar 143,9 juta orang.

Moda Transportasi Favorit

Meski banyak opsi, Menhub mencatat kalau mobil pribadi, sepeda motor, dan bus masih jadi primadona buat mudik tahun ini. Jadi, pastikan kendaraan kamu dalam kondisi prima ya!

Mulai Rame Sejak 13 Maret

Pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat sudah mulai naik sejak Jumat, 13 Maret. Dengan adanya WFA, jumlah orang yang curi start mudik di tanggal ini diperkirakan melonjak dua kali lipat, dari 4,4 juta jadi sekitar 9 juta orang.

“Tujuannya supaya pergerakan masyarakat terdistribusi, nggak menumpuk di satu tanggal tertentu,” ujar Menhub Dudy, Jumat (6/3) malam. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *