Misi Kemanusiaan: 100 Personel Brimob Polda Kaltim ‘Terbang’ ke Aceh Bantu Korban Banjir Bandang
BALIKPAPAN, nusaetamnews.com :Solidaritas tanpa batas! Sebanyak 100 personel elit dari Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Kalimantan Timur resmi dikerahkan menuju Aceh Utara. Misi utama mereka: mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengonfirmasi bahwa pengiriman pasukan ini merupakan bentuk respon cepat Polri dalam misi kemanusiaan bertajuk Operasi Aman Nusa II.
“Sebanyak 100 personel Brimob ditugaskan untuk membantu pemulihan bencana di Aceh Utara,” ujar Irjen Pol Endar Priantoro di Balikpapan, Minggu (28/12).
Sat-Set Bantu Warga Aceh
Pasukan yang terdiri dari satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) ini membawa komposisi lengkap: 4 perwira, 85 bintara, dan 11 tamtama. Tak hanya personel, mereka juga dibekali peralatan tempur khusus—bukan untuk perang, melainkan untuk membersihkan wilayah terdampak dan memperbaiki fasilitas umum yang rusak parah.
Perjalanan mereka cukup panjang:
- Take off dari Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan.
- Landing di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
- Road Trip via jalur darat langsung menuju titik bencana di Aceh Utara.
Bakal Standby Hingga Pasca Lebaran
Mengingat skala kerusakan yang cukup luas, penugasan ini diprediksi bakal memakan waktu cukup lama. Para personel dijadwalkan bertugas hingga setelah Idul Fitri 1447 Hijriah. Namun, masa tugas ini bersifat fleksibel; jika kondisi lapangan masih membutuhkan bantuan, pasukan akan tetap standby lebih lama.
Kolaborasi Lintas Polda
Polda Kaltim tidak sendirian. Operasi Aman Nusa II ini merupakan kerja sama besar antar-daerah. Di Aceh Utara, tim Kaltim akan bahu-membahu dengan Brimob Polda Banten dan Polda Aceh. Sementara itu, rekan-rekan dari Polda DIY, Sulsel, dan NTB fokus melakukan penanganan di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Pengerahan lintas daerah ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan, sehingga saudara-saudara kita di Aceh bisa segera kembali beraktivitas normal,” tambah Kapolda. (ant/one)